Categories: Polhukam

Aismak, 7.557 Warga Banda Aceh belum Miliki KTP Elektronik

BANDA ACEH | Sebanyak 7.557 warga Kota Banda Aceh belum melakukan perekaman pembuatan e-KTP. Mereka yang belum punya kartu identitas ini rata-rata berusia 17 hingga 23 tahun.

“Untuk penduduk Kota Banda Aceh yang telah wajib memiliki KTP sebanyak 165.437 jiwa. Sekarang yang sudah melakukan perekaman sebanyak 157.664 jiwa dan yang belum melakukan perekaman sebanyak 7.557 jiwa,” kata Kadisdukcapil kota Banda Aceh, Emila Sovayana, kepada wartawan, Jumat (8/2/2019).

BACA JUGA :Ingat, Pendaftaran Online Pegawai Setara PNS 10-16 Februari 2019

Berdasarkan data pada 31 Desember 2018, penduduk kota Banda Aceh berjumlah 244.686 jiwa. Rinciannya penduduk laki-laki sebanyak 123.780 jiwa dan penduduk perempuan sebanyak 120.906 jiwa.

“Warga Kota Banda Aceh yang belum melakukan perekaman di antaranya adalah mereka pemegang KTP pemula yang memasuki usia 17 sampai dengan 23 tahun,” jelas Emila.

Menurutnya, Pemerintah Kota Banda Aceh sudah menerapkan sejumlah kebijakan untuk memudahkan warga mengurus berbagai keperluan. Di antaranya melakukan nomor antrian berbasis online, pencatatan akta kelahiran secara online, pencataatan akta kematian secara online.

Selain itu, Disdukcapil juga membuat program pelayanan langsung jadi (Pelangi) desa-desa, serta masyarakat uzur di kampung dan panti jompo di Banda Aceh.

“Kita Disdukcapil siap melakukan jemput bola. Tentu apa yang kita rencanakan untuk mempermudah kebutuhan warga,” ungkap Emila.Meski sudah menerapkan sistem online, katanya, namun masih ada sejumlah kendala. Dia mencontohkan seperti masih adanya masyarakat yang memiliki NIK ganda, blangko KTP elektronik diadakan dari pusat.

“Kendala lain yaitu penghapusan data duplicate record masih bergantung di server pusat dan belum adanya ruang arsip yang reprensentatif,” kata Emila.|DTC

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Dari Makam Sultan Peureulak, Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Islam Pertama Asia Tenggara

Peureulak – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh…

12 hours ago

DLH dan Dinkes Temukan Pengelolaan Limbah SPPG Puenteut Belum Sesuai Regulasi

LHOKSEUMAWE – Pengelolaan limbah di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Masjid Puenteut, Kecamatan Blang Mangat,…

1 day ago

Jaringan Irigasi Rusak Akibat Banjir, Pemkab Aceh Timur Usulkan Normalisasi DI Jambo Aye di Pante Bidari

IDI – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura mengusulkan normalisasi jaringan…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Sambut Tim BPK Pada Entry Meeting Pemeriksaan Terperinci TA 2025

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., sambut dan membuka kegiatan…

3 days ago

Mantap, Rekind Bukukan 380 Juta Lebih Jam Kerja Tanpa Kecelakaan

PT Rekayasa Industri (Rekind) menorehkan catatan penting dalam komitmennya terhadap keselamatan kerja, dengan mencatatkan pencapaian…

3 days ago

Status Dosen PPPK: Momentum Kebijakan Presiden Prabowo untuk Menutup Celah Ketidakadilan Struktural

Oleh: Dr. BukhariPraktisi Hukum di Lhokseumawe, Aceh Keputusan Komisi X DPR RI yang menyatakan persetujuan…

3 days ago

This website uses cookies.