Categories: Polhukam

SBY : Susah Payah Kita Hadirkan Damai di Aceh

ACEH UTARA | Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatan Indonesia tidak akan maju apalagi seluruh tokohnya dari berbagai bidang tidak bersatu. Pernyataan itu disampaikan SBY saat tiba di Desa Ceumpeudak, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Jumat (25/1/2019) dalam rangkaian Tour De Toba dan Seulawah.

” Indonesia ini tidak akan maju, tidak akan sejahtera apabila kita tidak bersatu. Mari semua elemen masyarakat, para ulama, stakeholder pemerintahan, lembaga dan para partai-partai politik mari bersatu. Insya Allah Indonesia akan maju,” tutur SBY.

BACA JUGA : Cerita SBY di Aceh Utara

Dia mencontohkan, upaya perdamaian Aceh antara Pemerintah RI dan Gerakan Aceh Merdeka belasan tahun lalu. Perdamaian Aceh sambung Ketua Umum DPP Partai Demokrat itu, sebenarnya tidak mudah tercapai. Namun, karena rakyat Aceh dan seluruh elit meginginkan solusi damai untuk mengakhiri konflik berkepanjangan, akhirnya terjadi perjanjian damai tersebut.

“Saya selalu sulit untuk mengekspresikan kebanggaan saya. Tapi hati ini kembali berdebar ketika mengingat kita dulu bersusah payah untuk menghadirkan perdamaian dan persaudaraan di Aceh,” kata SBY.

Dia juga mengajak masyarakat Aceh tidak lupa terhadap perjuangan perdamaian. Menurutnya, perdamaian Aceh tercapai karena tingginya tekad masyarakat dan besarnya kerja keras hingga mendapatkan ridha Allah SWT.

” Sekarang, tugas kita warga Aceh adalah menjaga perdamaian, sama-sama membangun Aceh maju, semakin adil dan rakyatnya sejahtera,” tegasnya.

SBY datang dikawal oleh puluhan aparat polisi dan TNI. Setelah di Aceh Utara dia akan melanjutkan tour ke Lhokseumawe, Bireuen, dan terakhir di Banda Aceh. |KCM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Dari Makam Sultan Peureulak, Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Islam Pertama Asia Tenggara

Peureulak – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh…

11 hours ago

DLH dan Dinkes Temukan Pengelolaan Limbah SPPG Puenteut Belum Sesuai Regulasi

LHOKSEUMAWE – Pengelolaan limbah di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Masjid Puenteut, Kecamatan Blang Mangat,…

1 day ago

Jaringan Irigasi Rusak Akibat Banjir, Pemkab Aceh Timur Usulkan Normalisasi DI Jambo Aye di Pante Bidari

IDI – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura mengusulkan normalisasi jaringan…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Sambut Tim BPK Pada Entry Meeting Pemeriksaan Terperinci TA 2025

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., sambut dan membuka kegiatan…

2 days ago

Mantap, Rekind Bukukan 380 Juta Lebih Jam Kerja Tanpa Kecelakaan

PT Rekayasa Industri (Rekind) menorehkan catatan penting dalam komitmennya terhadap keselamatan kerja, dengan mencatatkan pencapaian…

2 days ago

Status Dosen PPPK: Momentum Kebijakan Presiden Prabowo untuk Menutup Celah Ketidakadilan Struktural

Oleh: Dr. BukhariPraktisi Hukum di Lhokseumawe, Aceh Keputusan Komisi X DPR RI yang menyatakan persetujuan…

3 days ago

This website uses cookies.