LHOKSEUMAWE | Intan siswi SMK Negeri 3 Kota Lhokseumawe, terpilih menjadi Ketua Forum Remaja Palang Merah Indonesia (Forpis) kota setempat periode 2019 – 2020, dalam Musyawarah Besar (Mubes) ke IV yang diselenggarakan di Markas PMI Kota Lhokseumawe.
Dirinya berhasil meraup suara sebesar 23 suara dari total 63 suara sah. Menyisihkan rivalnya Fatih siswa MAS Damora Arun yang memperoleh 19 suara, Alviona siswi SMA Negeri 1 Lhokseumawe sebesar 11 suara, Mifzal siswa MAN Lhokseumawe memperoleh 7 suara dan Ataya siswa MAN Lhoskeumawe yang hanya memperoleh 1 suara.

Ketua PMI Kota Lhokseumawe Junaidi Yahya, Minggu (20/1) mengatakan, seluruh anggota Forpis Kota Lhokseumawe harus terus mengembangkan sumber daya yang dimiliki, serta potensi yang ada dalam diri masing-masing, sehingga harus mampu bersaing sampai ke tingkat nasional.
“Selamat bagi Intan yang telah terpilih menjadi Ketua Forpis Kota Lhokseumawe dan saya mengucapkan terimakasih kepada kepengurusan yang lama. Harapan saya Forpis Kota Lhokseumawe harus mampu bersaing sampai ke tingkat nasional,” ujar Junaidi Yahya.
Junaidi Yahya menambahkan, tugas-tugas PMR zaman sekarang bukan hanya melakukan evakuasi siswa yang pusing atau pingsan disekolah, tapi kini harus mampu dan siap diterjunkan ke berbagai daerah bencana jika terjadi di sekitar sekolah.
Apalagi kini sudah zaman teknologi, maka setiap anggota PMR Kota Lhokseumawe bukan hanya mampu dibidang evakuasi saja, tetapi harus mampu memiliki skil yang profesional, sehingga siap untuk bersaing dengan siapa saja.
“Bagi kami relawan dan PMR ini merupakan sebagai ujung tombak PMI Kota Lhokseumawe, apabila keduanya tidak ada, maka kami tidak akan ada arti apa pun. Maka kami terus mendukung setiap kegiatan relawan dan PMR Kota Lhokseumawe,” tutur Junaidi Yahya.
|RI

Subscribe to my channel

