NewsKapolres : Gas Subsidi jangan Dijual ke Warung Nasi…

Kapolres : Gas Subsidi jangan Dijual ke Warung Nasi…

ACEH TIMUR| Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro menurunkan tim intelijen dan tim reserse untuk memastikan informasi yang beredar di masyarakat tentang kelangkaan gas elpiji ukuran 3 kilogram,  Rabu (9/1/2019). Tim itu memantau seluruh pangkalan dan agen pengecer di Kabupaten Aceh Timur.

Hasilnya, informasi dari masyarakat praktik curang sebagian pengecer yaitu menjual gas subsidi pemerintah itu pada pedagang warung nasi atau restoran di kabupaten tersebut. “Keluhannya penyaluran tidak tepat sasaran. Maka kita pastikan agar tepat sasaran, jangan ada yang jual gas subsidi untuk rakyat kurang mampu ke restoran. Restoran itu gas non subsidi,” kata AKBP Wahyu.

Dia menyebutkan, polisi bersama Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Aceh Timur terus memantau kegiatan pengecer dan pangkalan gas. Jika ditemukan penyaluran gas tidak tepat sasaran, maka akan ditindak sesuai hukum yang berlaku.

Data dari Pemerintah Aceh Timur, sambung Wahyu, harga eceran tertinggi gas subsidi itu tertuang dalam surat keputusan Bupati Aceh Timur, Nomor: 500/672/2018 yang berlaku sejak 6 Agustus 2018. “Itu harga gas subsidi variatif dari Rp 18.000 per tabung hingga Rp 25.000 per tabung. Tergantung lokasi pangkalan dan lokasi penjualannya,” ujarnya.

Dia mencontohkan, lokasi termahal itu untuk Kecamatan Simpang Jernih, Peunaron, Serbajadi dan Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur dijual dengan harga eceran tertinggi Rp 25.000 per tabung. “Itu karena lokasinya sangat jauh ke pedalaman, apalagi di daerah itu tidak ada pangkalan khusus,” pungkasnya. |DI

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Dari Makam Sultan Peureulak, Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Islam Pertama Asia Tenggara

Peureulak – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I.,...

DLH dan Dinkes Temukan Pengelolaan Limbah SPPG Puenteut Belum Sesuai Regulasi

LHOKSEUMAWE – Pengelolaan limbah di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi...

Jaringan Irigasi Rusak Akibat Banjir, Pemkab Aceh Timur Usulkan Normalisasi DI Jambo Aye di Pante Bidari

IDI – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Dinas Tanaman...

Bupati Al-Farlaky Sambut Tim BPK Pada Entry Meeting Pemeriksaan Terperinci TA 2025

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky,...

Mantap, Rekind Bukukan 380 Juta Lebih Jam Kerja Tanpa Kecelakaan

PT Rekayasa Industri (Rekind) menorehkan catatan penting dalam komitmennya...