WISATAWAN lokal dan mancanegara yang mengunjungi obyek wisata Pantan Terong, di Desa Ulu Nuih, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh harus melakukan empat hal menarik. Kawasan itu menjadi destinasi paling populer dua tahun terakhir ini.
BACA JUGA : Hayuk, Berkemah di Tepi Danau Laut Tawar
Terletak di ketinggian 1.360 meter di atas permukaan laut membuat kawasan itu sangat sejuk dan cenderung dingin. Jika sore hari, sebaiknya mengenakan jaket. Berikut empat hal yang harus dilakukan ketika berkunjung.
1. Berswafoto
Kawasan ini cocok untuk lokasi berswafoto. Dengan latar belakang Danau Laut Tawar dan Kota Takengon terlihat dari ketinggian, kawasan itu paling cocok untuk berfoto sendiri. Sangat instagramable. Selain itu, terdapat ayunan yang dijadikan lokasi paling pas untuk berswafoto. Umumnya masyarakat bergantian berfoto di ayunan tersebut. Di sini, ayunan gratis. Hanya tiket masuk Rp 5.000 per orang dan biaya parkir kendaraan yang dipungut.
2. Oleh-oleh Kopi Arabika
Sebagai daerah penghasil kopi, maka Kopi Arabika Gayo menjadi salah satu oleh-oleh paling diburu. Di Pantan Terong juga bisa membeli bubuk kopi yang telah dikemas rapi. Harganya mulai Rp 10.000 hingga ratusan ribu rupiah. Tergantung ukuran bungkus kopi tersebut. Jika tak ingin repot berbelanja kopi khusus di gerai oleh-oleh di Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, maka belilah di Pantan Terong. Rasa kopi gayo yang tersohor itu sungguh nikmat. Kopi ini juga diekspor ke sejumlah negara di dunia.

3. Minum di Kafe
Di kawasan ini juga tersedia satu kafe yang bersih. Bertingkat dua. Jika ingin menikmati kopi dengan penganan ringan seperti kacang, aneka kue kering, maka bisa bersantai di kafe ini. Jika ingin menyaksikan Kota Takengon dari ketinggian, silakan duduk di lantai dua kafe itu. Umumnya, lantai dua ini diisi oleh remaja yang berkunjung. Sedangkan lantai satu mayoritas pengunjung yang membawa keluarga.
4. Pantan Terong Merah Putih
Selain itu, satu hal lagi yang wajib dilakukan dilakukan yaitu berfoto dengan latar belakang tulisan Pantan Terong dicat senada dengan warna bendera pusaka yaitu Merah dan Putih. Rasanya, belum sah jika berkunjung ke Pantan Terong namun belum berfoto dengan spot latar belakang tulisan obyek wisata itu. Ratusan orang pengunjung pasti berfoto saban hari di spot itu. |KCM

Subscribe to my channel

