WisataYuk, ke Kebun Raya Kota Langsa

Yuk, ke Kebun Raya Kota Langsa

KOTA LANGSA | Ratusan batang pohon ditanam di Desa Timbang Langsa, Langsa Baro, Kota Langsa. Kawasan ini nantinya akan dijadikan destinasi wisata Kebun Raya Langsa.

Wali Kota Langsa, Usman Abdullah mengatakan penanaman pohon ini nantinya menjadikan Kebun Raya Langsa sebagai destinasi wisata ramah lingkungan yang mampu menjaga keseimbangan alam untuk generasi yang akan datang.

“Tujuannya agar bermanfaat bagi alam. Penanaman pohon sangat penting dalam kehidupan manusia seperti menjaga keseimbangan alam dari pemanasan global, pemanasan bumi dan penyerapan karbon,” kata Toke Seuem sapaan akrab Wali Kota Langsa kepada wartawan, Sabtu (5/1/2019).

Usman menambahkan sebagai manusia yang hidup di bumi, diharapkan minimal menanam pohon setiap orang 20 batang ataupun lebih karena untuk masa depan kehidupan generasi akan datang.

BACA JUGAMasyarakat Minta Pemerintah Benahi Penerangan Jalan di Obyek Wisata Gunung Salak

Sementara Wakil Wali Kota Langsa Marzuki Hamid menyebutkan ada sekitar 45 hektar lahan yang akan dijadikan destinasi baru tersebut dengan target tanaman buah dapat dinikmati oleh setiap pengunjung.

“Kita telah mewacanakan menanam pohon berbuah minimal 200 batang dari berbagai jenis pohon antara lain durian, mangga, sirsak, rambutan, aren, pete, jambu, matoa, jeruk, manggis dan kurma, tentu juga masih banyak jenis lainnya,” sebut Marzuki Hamid.

Kebun raya ini merupakan hutan dengan menggabungkan fungsi lindung dan produksi berupa hutan tanaman yang tidak hanya menghasilkan kayu, namun juga buah-buahan dan hasilnya seperti jasa lingkungan baik pariwisata, air, dan karbon.

“Kementerian LHK memiliki program yaitu hutan serba guna. Kita adalah salah satu daerah yang giat dalam menanam pohon maka sebagai penghargaan mereka memberi puluhan ribuan bibit kepada kita. Jadi kita tanam dan tanaman ini kita manfaatkan untuk destinasi wisata,” tambah Marzuki.

Untuk mendukung sarana dan prasarana wisata, pihaknya telah merencanakan pembangunan berbagai fasilitas seperti jalan setapak pemondokan dan lain sebagainya. | DTC

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Harga Daging Meugang di Lhokseumawe dan Aceh Utara Tembus Rp200 Ribu per Kilogram

LHOKSUKON - Harga daging meugang di Kota Lhokseumawe dan...

Nah Lo, 6 Bulan Sudah Lintas Bener Meriah-Aceh Utara Rusak Parah

BENER MERIAH - Jalan lintas provinsi menghubungkan Kabupaten Aceh...

Ketika Krueng Peuto Meluap Lagi: Kesedihan Warga Tiga Desa Menghadapi Banjir Berkali-kali…

ACEH UTARA — Minggu dini hari, 24 Mei 2026,...

Simpang Ulim Jadi Pusat Takbir Keliling Idul Adha, Bupati Al- Farlaky Ajak Meriahkan Syiar Islam

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky,...

Pemkab Aceh Timur Serahkan Ribuan Data Korban Bencana Tahap II ke Kemendagri

IDI — Pemerintah Kabupaten Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus...