ACEH UTARA | M Jafar Amin, seorang petani menemukan bom seberat dua kilogram di kebun sawit miliknya di Desa Simpang Empat, Kecamatan Simpang Keramat, Kabupaten Aceh Utara. Bom sepanjang 30 sentimeter dengan diameter 15 sentimeter itu diduga sudah pernah meledak.
“Saya membersihkan kebun sawit. Bom itu memanjang, kepalanya sudah agak pecah. Saya duga bom, sehingga saya berhenti membersihkan kebun di area itu. Setelah itu langsung saya kabari Polsek Simpang Keramat,” kata M Jafar, Kamis (3/1/2018).
Dia menyebutkan, setelah dilaporkan, Polsek Simpang Keramat langsung memasang garis polisi. Setelah itu tim penjinak bom dari Detasemen Brimob Jeulikat, Kota Lhokseumawe datang mengambil bom itu untuk dimusnahkan.
Kapolsek Simpang Keramat, Aceh Utara, Iptu Azis, menyebutkan bom itu telah dievakuasi oleh tim penjinak bom untuk dimusnahkan di Markas Brimob Jeulikat, Kota Lhokseumawe.
“Dugaan awalnya, bom itu sudah pernah meledak. Namun tetap dievakuasi untuk dimusnahkan di markas Brimob,” sebutnya.
Dia mengapresiasi sikap M Jafar Amin yang melaporkan temuan benda mencurigakan itu pada polisi.Selain itu, dia mengimbau masyarakat untuk melapor ke aparat keamanan jika melihat benda diduga bahan peledak.
“Bom itu diduga sisa konflik Aceh belasan tahun lalu. Untuk itu, kita imbau masyarakat hati-hati jika melihat benda diduga bom. Harap lapor petugas,” pungkasnya. |KCM
BANDA ACEH — Menikmati kopi dan hidangan sambil bersantai kini menjadi salah satu pilihan masyarakat…
Di balik pembangunan Pabrik Soda Ash pertama di Indonesia terselip peran strategis PT Rekayasa Industri…
ACEH UTARA — Banjir yang melanda Desa Blang Peuria, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, pada 26…
LHOKSUKON- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI berjanji menyelesaikan pembangunan 14 rumah atau hunian tetap…
Banda Aceh – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Timur, Ny. Dr. Lismawani Iskandar Al-Farlaky,…
LHOKSEUMAWE — Bursa pemilihan Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal) periode 2027–2030 mulai mengerucut. Hingga penutupan pendaftaran, enam…
This website uses cookies.