NewsRumah Sakit TNI Lhokseumawe Bersiaga Terima Pasien Corona

Rumah Sakit TNI Lhokseumawe Bersiaga Terima Pasien Corona

LHOKSEUMAWE | Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah) Kodam Iskandar Muda 04.01 Lhokseumawe mendirikan Posko Siaga Covid-19 dan menggelar simulasi penanganan pasien terjangkit virus corona di Rumah Sakit Kesrem, Selasa, 17 Maret 2020.

Komandan Detasemen Kesehatan Iskandar Muda (Dandenkesyah IM) 04.01, Letkol Ckm Wawan Supandi, SKM., M.Kes.,  dalam keterangan tertulisnya siang ini kepada Bakata.net mengatakan pihaknya mendirikan posko itu sebagai tempat penanganan apabila terdapat pasien virus corona. “Itu merupakan bentuk responsif TNI sesuai UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, serta dipadukan dengan UU Nomor 24 Tahun 2007 Penanggulangan Bencana dan mengatur mengenai kebencanaan, ada bencana alam, nonalam dan bencana sosial”.

Menurut Wawan, salah satu bencana sekarang yaitu merebaknya virus corona yang termasuk bencana nonalam. Untuk itu, kesiapan TNI segera merespons keadaan bencana itu sehingga pihaknya membuka posko siaga untuk isolasi bagi pasien yang terduga terinfeksi Covid-19. Dia menyebut TNI bersama pihak Rumah Sakit Kesrem Lhokseumawe sudah melakukan simulasi terhadap penanganan korban hingga dilakukan pemeriksaan kesehatan. Apabila pasien itu positif virus corona maka akan ditempatkan di dalam ruang isolasi.

“Untuk petugas kesehatan gabungan kita itu ada dokter spesialis paru, dokter penyakit dalam, dokter anestesi, perawat, dokter spesialis laboratorium, dan juga ada petugas lain yang tetap siaga. Kita memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada dan tentunya kita juga tetap berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan,” kata Wawan didamping Dokter Spesialis Paru RS Kesrem, dr. Nina Herlina, M.Ked.

Wawan menambahkan, untuk ruangan isolasi yang disiapkan di Rumah Sakit Kesrem dengan kapasitas 8 tempat tidur (bed), di tenda/posko ada 10 bed dan ruang perawatan juga disiapkan. Kesiapan awal pihaknya telah menyiapkan personel serta perlengkapan yang dibutuhkan seperti alat pelindung diri (APD) maupun peralatan lain untuk membantu pasien.

“Tentunya kalau perlu evakuasi itu bisa ke rumah sakit rujukan yang sudah ditunjuk oleh pemerintah. Akan tetapi sejauh ini di Rumah Sakit Kesrem belum ada warga yang dirawat terinfeksi virus corona. Tapi kita tidak boleh lengah dan harus diantisipasi sedini mungkin, karena virus itu bisa muncul yang tidak pernah kita duga-duga,” ujar Wawan.

|RIL

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Bupati Al-Farlaky ; Bulog Tolong Serap Jagung Petani Aceh Timur

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky,...

Langkah Hukum Disiapkan, PWI Lhokseumawe Laporkan Dua Oknum TNI Terkait Dugaan Penganiayaan Wartawan

LHOKSEUMAWE – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lhokseumawe menegaskan akan menempuh...

Sepekan Menahan Nyeri, BPJS Turun Tangan: Pasien Patah Tulang Akhirnya Dirujuk ke RS Kesrem

LHOKSEUMAWE – Kasus Syukri (48), petani asal Gampong Bayi, Dusun...

ACE INN by Calandra Hadir di Banda Aceh, Hotel Budget Baru dengan Konsep Modern dan Harga Bersahabat

BANDA ACEH — Kabar baik bagi masyarakat dan wisatawan...

Haiqal Terjatuh di Tengah Kericuhan, Danramil Tanah Luas: Tak Ada TNI yang Memukul

ACEH UTARA – Insiden yang menimpa Haiqal saat pertandingan turnamen...