BANDA ACEH– Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun I Sultan Iskandar Muda merilis laporan, sebanyak 6 kabupaten di Provinsi Aceh berpotensi terjadi kekeringan.
Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun I Sultan Iskandar Muda Zakaria, mengatakan potensi terjadinya kekeringan tersebut, disebabkan karena terjadinya peningkatan suhu udara.
“Saat ini suhu udaranya telah mencapai 34 derajat celsius dan intensitas hujan juga sangat sedikit, maka berpotensi terjadinya kekeringan. Berdasarkan hasil analisa, maka diperkirakan pada bulan Juli ada terjadi hujan ringan,” ujar Zakaria, Minggu, 8 Maret 2020.
Zakaria menambahkan, masing-masing daerah yang berpotensi terjadi kekeringan yaitu, Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tamiang dan Kabupaten Bireuen.
Enam kabupaten tersebut, merupakan masuk ke dalam kawasan zona musim. Sehingga apabila sedang terjadi musim kemarau, maka sangat sedikit terjadinya hujan dan apabila hujan hanya dalm intensitas ringan saja.
“Makanya daerah itu berpotensi terjadi kekeringan karena masuk ke dalam kawasan zona musim. Maka bagi setiap masyarakat harus waspada dan menyiapkan beberapa untuk mengantisipasi kekeringan,” tutur Zakaria.
Dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan metode membakar, karena bisa terjadi kebakaran lahan dan hutan, yang bisa menyebab kabut asap, serta menganggu kesehatan.
“Kalau ingin membuka lahan, maka jangan dengan metode membakar tapi gunakan lah metode lainnya yang ramah lingkungan,” kata Zakaria.
|TG

Subscribe to my channel

