EdukasiKepiluan Guru di Pedalaman Aceh Timur, Lewati Lumpur, Tidur di Sekolah

Kepiluan Guru di Pedalaman Aceh Timur, Lewati Lumpur, Tidur di Sekolah

SEORANG guru menggendong bayinya di jalanan berlumpur menuju SMP Negeri 4 Pante Bidari, di Desa Sijudo, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur. Foto yang diambil akhir 2019 lalu itu menjadi viral di laman media sosial, Rabu (12/2/2020).

Foto diupload lewat akun facebook atjeh timeline itu diunggah pada 10 Februari 2020 hingga berita ini ditulis telah dikomentari sebanyak 137 warganet, 497 kali dibagikan dan 741 disukai.

Kepala SMP Negeri 4 Pante Bidari, Islahuddin, seperti dilansir dari Kompas.com, menyebutkan foto itu seorang guru Husnul Khatimah, bersama suami dan anaknya. Guru itu sambung Islah berstatus dengan guru garis depan angkatan kedua asal Meulaboh, Aceh Barat.

“Ketika musim hujan memang begitulah kondisi jalan menuju sekolah. Penuh lumpur dan sulit dilalui. Kalau naik mobil baru bisa itu mobil doble cabin,” sebut Islah yang sejak 2016 ditempatkan di sekolah pedalaman itu.

Saat ini, mereka memiliki 52 pelajar dari tiga desa yaitu Desa Sijudo, Saragala, dan Sijuk, Kecamatan Pante Bidari. Jumlah itu diajar oleh 17 guru, 11 diantaranya berstatus sebagai pegawai negeri sipil.

Cerita perjuangan guru di pedalaman berbatasan langsung dengan hutan itu belum usai di jalan rusak, namun mereka harus menginap di sekolah jika musim penghujan tiba.

Pasalnya, jalan rusak membuat guru tak bisa menuju sekolah. Jarak antara jalan raya Medan-Banda Aceh menuju sekolah itu tiga jam naik sepeda motor. Kondisi jalan berkubang dan berlubang.

“Kalau musim hujan kami nginap di sekolah. Ada satu rumah dinas guru kita sulap jadi kamar, para guru lajang masing-masing satu kamar, satu untuk wanita, satu untuk pria. Kalau guru berkeluarga dan ada anak bayi, diberi satu kamar lagi,” katanya.

Dia menyebutkan, kondisi itu dilakukan untuk tetap bisa mengajar. Sehingga semua guru bisa bangun besok pagi dan menyambut para pelajar. “Kami ingin proses belajar terus berjalan, walau apa pun kendalanya, termasuk cuaca,” katanya.

Dia menyebutkan, untuk perbaikan jalan, dinas sudah turun meninjau lokasi itu. “Pelan-pelan ada kemajuan untuk ke pedalaman ini. Pak Bupati (Hasballah Thaib) juga sudah meninjau lokasi ini,” pungkasnya. |KCM

https://www.facebook.com/429571131144835/posts/639381116830501/?flite=scwspnss&extid=DDp0BIN4aE3sD40J

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

12 Kepala Dinas Diisi Plt, Akankah Ada Pencopotan Lagi?

LHOKSEUMAWE- Wali Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Sayuti Abubakar menonaktifkan...

APDESI Minta Masyarakat Aceh Timur Tidak Terpengaruh Isu dan Fitnah Terhadap Bupati Al-Farlaky

ACEH TIMUR - Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia...

Ratusan Warga Aceh Utara Setiap Hari Ubah Status Desil Agar Tetap Dilayani JKA

LHOKSUKON- Ratusan warga Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, merubah...

Koalisi Pemuda Aceh: Narasi Liar Terpa Bupati Aceh Timur Setelah Tuai Pujian Tangani Banjir, Berbau Politis

ACEH TIMUR | Pemulihan bencana di Aceh dibayangi manuver...