LHOKSUKON- Ratusan rumah terendam banjir rob atau pasang purnama air laut di Desa Lhok Puuk, dan Desa Cot Puuk, Kecamatan Seuneuddon, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh dua hari terakhir.
Bahkan, banjir rob juga merendam hunian sementara (Huntara) penyints banjir tahun 2025 lalu.
Panglima Laut Seuneuddon, Bachtiar, Minggu (18/5/2026) menyebutkan, meski terendam banjir, warga pesisir pantai itu masih bertahan. Belum ada upaya pengungsian hingga saat ini.
Dia menyebutkan, sebanyak 159 kepala keluarga terendam banjir saat ini. Belum ada bantuan dari pemerintah daerah.
“Ancaman abrasi kini mulai meluas ke desa-desa lain di kawasan pesisir Seuneuddon. Ini sudah rutin dilakukan, jalanan sudah putus karena abrasi,” ujarnya.
Dia berharap, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, segera memperbaiki tebing tanggul bibir pantai kawasan itu. Sebelumnya, sambung Bachtiar, keluhan itu juga telah disampaikan ke Gubernur Aceh Muzakkir Manaf.
“Jika tidak dibenahi bibir pantai ini, maka ratusan rumah akan hilang, jalanan akan putus dan desa ini lama-lama akan hilang karena banjir setiap pasang purnama,” terangnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Fauzan, menyebutkan banjir rob terjadi di sejumlah kecamatan yaitu Kecamatan Lapang, Seunuddon, dan Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara.
“Untuk kerusakan masih dilakukan pendataan,” pungksnya.
|KOMPAS

Subscribe to my channel

