NewsSungai Tanpa Tanggul, 3 Kecamatan di Aceh Utara Terendam Banjir

Sungai Tanpa Tanggul, 3 Kecamatan di Aceh Utara Terendam Banjir

LHOKSUKON – Curah hujan dengan intensitas tinggi selama dua hari terakhir mengakibatkan tiga kecamatan di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh terendam banjir, Jumat (15/5/2026).

Ketiga kecamatan itu yakni Kecamatan Lhoksukon, Kecamatan Matangkuli dan Kecamatan Pirak Timu. Banjir itu diakibatkan luapan air terjadi akibat meningkatnya debit Krueng Keureuto, Krueng Peuto dan Krueng Pirak.

Salah seorang warga Keude Lhoksukon, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Jafaruddin, mengatakan air sungai meluap hingga merendam permukiman warga dengan ketinggian rata-rata mencapai 30 hingga 40 sentimeter.

“Kita langganan banjir, karena tanggul sungai yang rusak pada banjir tahun lalu juga belum diperbaiki. Begitu debit air sungai bertambah langsung merendam pemukiman penduduk,” ujar Jafaruddin.

Sementara itu, Kapolres Aceh Utara, AKBP Trie  mengatakan pihaknya terus melakukan monitoring di wilayah terdampak.

Berdasarkan amatan di lapangan, empat gampong di Kecamatan Matangkuli yang terdampak banjir yakni Gampong Pante Pirak, Lawang, Matang Munye, dan Lubuk Pirak.

Sementara di Kecamatan Pirak Timu, banjir merendam lima gampong yaitu Meunye Tujoh, Teupin U, Ceumeucet, Leupe, dan Krueng Pirak. Sedangkan di Kecamatan Lhoksukon, mulai dari Keude Lhoksukon hingga jalan Cot Girek juga terendam banjir.

Ia meminta agar warga tetap waspada, meski hujan telah berhenti, masyarakat diminta tetap waspada. Pasalnya, apabila curah hujan di wilayah hulu kembali meningkat, debit air sungai dikhawatirkan terus bertambah dan berpotensi merendam gampong lainnya.

“Kami mengimbau masyarakat yang berada di daerah rawan banjir agar tetap waspada terhadap potensi meningkatnya debit air apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi,” pungkasnya. |MUMUL|KCM

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Bupati Al-Farlaky Tanggung Biaya Pengobatan Warga yang Ditolak RS karena Desil 8

IDI - Kisah pilu Samsul Bahri (48), penjual air...

Mentan Amran: Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Selanjutnya India, Filipina, Brazil, dan Bangladesh

Jakarta — Indonesia mencatat tonggak baru transformasi industri pupuk...

PWA Kecam Tindakan Aparat terhadap Jurnalis saat Demo JKA di Banda Aceh

BANDA ACEH – Dewan Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Aceh...

Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Harga Pupuk Dalam Negeri Turun 20%

Bontang — Indonesia mencatat tonggak baru transformasi industri pupuk...

Akhirnya Suplai Arus Listrik ke Aceh Utara Normal 6 Bulan Pascabanjir

LHOKSUKON- Suplai arus listrik di Desa Geudumbak dan Desa...