EdukasiBaru 3 dari 13 SPPG Ajukan Sertifikat Laik Higien di Lhokseumawe

Baru 3 dari 13 SPPG Ajukan Sertifikat Laik Higien di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE – Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, sudah memanggil 13 SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang beroperasi di wilayah itu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, Safwaliza, menyebutkan baru tiga SPPG yang mengajukan Sertifikat Lain Higien dan Sanitasi (SLHS).

“Sisanya dalam proses. Kita sudah panggil seluruhnya. Kita minta agar segera urus sertifikat higien,” terang Safwaliza, Senin (13/10/2025).

Dia menyebutkan, pengajuan SLHS mulai dari dokumen SPPG, pengambilan sampel makanan dan uji sampel di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) di Banda Aceh.

“Yang diperiksa itu mulai dari bahan makanan, proses masak, hingga kemasan. Termasuk sanitasi kebersihan, proses pencucian bahan makanan dan penjamah makanan,” terangnya.

Dia menyarankan, SPPG harus bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Lhokseumawe. Pasalnya, sampah di lingkungan SPPG berpotensi terhadap kualitas makanan.

“Intinya harus jaga kebersihan,” kata Safwaliza.

Jika seluruh dokumen lengkap dan proses pengambilan dan pengujian sampel makanan cepat, dipastikan satu bulan bisa dikeluarkan SLHS dari Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe.

“Kami usahakan secepat mungkin. Namun sangat tergantung pada SPPG yang mengajukan dokumen dan hasil uji laboratoriumnya,” pungkasnya.

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

BMKG Ingatkan Warga Aceh Utara Waspada Angin Kencang

LHOKSUKON Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara,...

Dosen Unimal Gelar Green Disaster Literacy untuk Perkuat Kepedulian Lingkungan Siswa SMPN 8 Lhokseumawe

Lhokseumawe — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Malikussaleh...

Dana IndonesiaRaya Dorong Ekonomi Daerah Lewat Budaya

BANDA ACEH - Minat pelaku budaya untuk mengakses Dana...

Bupati Al-Farlaky Sambut 13 Nelayan Aceh di Pendopo

Minta Perkuat Edukasi Teritorial ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur...

Jelang Musim Tanam, Pupuk Indonesia Dorong Optimalisasi Penebusan Pupuk Bersubsidi di Takalar

Takalar – Menjelang Musim Tanam periode Oktober 2026 –...