LHOKSEUMAWE – Manajemen PT POS Indonesia Lhokseumawe, Provinsi Aceh, dua hari terakhir tidak bisa melayani pembelian e-materai untuk masyarakat. Mayoritas pembeli e-materai merupakan calon pegawai negeri sipil (CPNS).
Eksekutif Manager Kantor PT POS Indonesia Cabang Lhokseumawe, Eddy Dwi Hermawan, dihubungi Kamis (5/9/2024) menyebutkan, sistem pembelian e-materai terkendala sejak 4 September 2024 hingga sore ini belum bisa diakses.
“Kendalanya sistem ke PT Peruri belum bisa kita akses. Praktis, dari kemarin hingga hari ini kita belum bisa menjual e-materai ke masyarakat,” katanya.
Antusias masyarakat Lhokseumawe membeli e-materai untuk mendaftar CPNS saat ini sekitar 400-500 orang per hari. “Kami mohon maaf pada masyarakat. Di tingkat pusat terus berkoordinasi dengan Peruri untuk sesegera mungkin bisa pulih sistemnya,” terangnya.
Dia menyebutkan, masyarakat yang ingin membeli e-materai bisa datang membawa soft copy ke kantor PT POS. “Nanti temui petugas yang telah disiapkan melayani pembelian e-materai. Soft copy dokumen yang akan dibubuhi e-metarai serahkan ke petugas, kami bekerja lembur melayani pembeli e-metarai,’ pungkasnya.
Kecewa
Salah seorang masyarakat di Kota Lhokseumawe, Taufik Mustafa, meminta agar PT Peruri segera membenahi sistem e-materai agar bisa dibeli untuk digunakan mendaftar CPNS.
“Atau kita minta Kemenpan merubah syarat e-materai menjadi materai fisik. Agar memudahkan untuk pembelian di kantor POS,” pungkasnya.
|KOMPAS

Subscribe to my channel

