WisataMasyarakat Minta Pemerintah Benahi Penerangan Jalan di Obyek Wisata Gunung Salak

Masyarakat Minta Pemerintah Benahi Penerangan Jalan di Obyek Wisata Gunung Salak

ACEH UTARA | Wisatawan yang mengunjungi kawasan wisata Gunung Salak, di Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara meminta pemerintah kabupaten itu untuk melengkapi sarana penerangan jalan. Pasalnya, kawasan itu menjadi lintas utama yang menghubungkan antara Kabupaten Bener Meriah dengan Kabupaten Aceh Utara. Sehingga ratusan kendaraan melewati kawasan itu sepanjang pagi dan sore hari.

Sedangkan malam hari, mayoritas hanya beberapa kendaraan yang melintas, mengingat belum memadai penerangan jalan di kawasan paling populer dua tahun terakhir ini.

BACA JUGA : Nikmatilah Pesona Buntul Rintis…

Salah seorang wisatawan, Muhammad Iqbal, Jumat (4/1/2019) menyebutkan penerangan jalan dan rest area perlu dibangun di kawasan itu. Sehingga geliat ekonomi warga sepanjang jalan itu tumbuh pada malam hari.

“Kalau mau serius bangun wisata, ya harus lengkapi sarana penerangan, rest area dengan fasilitas MCK (mandi cuci kakus) dan mushalla. Agar wisatawan nyaman berkunjung atau pun hanya sebatas singgah sebentar,” katanya.

Dia menyebutkan sebagian besar kawasan Bener Meriah yang masuk ke Gunung Salak, sudah dilengkapi fasilitas penerangan jalan. Sehingga, mudah dilalui pengendara pada malam hari.

“Kalau sore kawasan Gunung Salak kan berkabut, jadi sangat urgen membuat lampu jalan,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Fakhrurradhi, menyebutkan Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib telah mengirimkan permohonan penerangan lampu jalan kawasan wisata itu ke Kementerian Keuangan RI dan Pemerintah Provinsi Aceh. “Tahun ini, direncanakan akan dipasang lampu jalan di kawasan wisata itu melalui sumber dana sosial himpunan BUMN. Sudah diluncurkan sejak 28 Desember 2018 lalu di Bengkulu. Aceh Utara salah satu penerima dan kita perioritaskan ke jalan kawasan wisata itu, dan beberapa desa lainnya,” sebut Fakhrurradhi.

Wisatawan di salah satu kafe Gunung Salak, Kabupaten Aceh Utara.
BAKATA.id/ABI

Dia menyebutkan, pengembangan sektor wisata menjadi perioritas untuk menjaga kenyamanan wisatawan mancanegara dan nusantara yang berkunjung ke kawasan itu.

“Kita harap tahun ini bisa selesai, kalau pun dananya tidak mencukupi, kita harap ini dibantu oleh Pemerintah Provinsi Aceh. Agar bisa terhubung dengan perbatasan Kabupaten Bener Meriah. Sehingga wisatawan nyaman,” pungkasnya. | KCM

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Semnas ke-10 PNL Bahas Masa Depan Riset Nasional

LHOKSEUMAWE – Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) kembali memperkuat komitmennya...

Rekind Tegaskan Komitmen K3, Proyek Salak Unit 7 Capai 2 Juta Jam Kerja Aman

JAKARTA - Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan prioritas...

Bupati Al-Farlaky Hadiri Muzakarah Dayah Keude Dua

Disambut Hangat Ulama Kharismatik Aceh Aceh Timur – Bupati Aceh...

Pakar UI Ajak Mahasiswa Kenali Consent dan Lawan Kekerasan Digital

Lhokseumawe — Meningkatkan kesadaran terhadap kekerasan seksual di ruang...

Baru 1 Tahun 5 Bulan, Mualem Copot Mantan Jubir Pemenangan dari Direksi PT PEMA

BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau akrab...