NewsKepala BPMA Lepas Pengapalan Terakhir Kondensat Tahun 2022

Kepala BPMA Lepas Pengapalan Terakhir Kondensat Tahun 2022

Lhokseumawe – Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Teuku Mohamad Faisal melepas dengan resmi pengapalan terakhir kondensat produksi sejumlah Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) yaitu PT. Pema Global Energi (PGE), Medco E&P Malak dan PHE NSO, di Pelabuhan Blang Lancang, Lhokseumawe, pada Sabtu (31/12/2022).

Seremonial pengapalan terakhir kondensat 2022 tersebut ditandai dengan penekanan tombol pompa kondensat dari storage tank di fasilitas Blang Lancang menuju ke Kapal pengangkut Pelagos One di Pelabuhan Blang Lancang. Pengapalan terakhir 2022 tersebut turut pula disaksikan oleh Perwakilan SKK Migas, PT. Medco EP Malaka, PGE dan PHE NSO.

Kepala BPMA, Teuku Mohamad Faisal, saat pelepasan secara simbolis mengatakan, jumlah kondensat yang dilifting pada akhir tahun 2022 tersebut berjumlah 94,186.24 Barel yang berasal dari produksi PT. Medco E&P Malaka, PT. Pema Global Energi dan PHE NSO yang akan diangkut ke Kilang TPPI Tuban, Jawa Timur.

“Alhamdulillah kegiatan lifitng terakhir kondensat tahun 2022 berjalan dengan lancar dan sesuai dengan target produksi yang sudah kita targetkan, dan yang terpenting pula dalam kegiatan produksi terlaksana dengan selamat tanpa kecelakaan kerja” ujar Faisal.

Menurut Faisal, lifting kondensat tersebut akan menambah target lifting minyak nasional sehingga akan menambah penerimaan negara dan juga khususnya untuk Aceh sebagai daerah penghasil.

|DIMAS

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadirkan Pasar Murah untuk 1.000 Warga di Padang

Padang– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut)...

Bupati Aceh Utara ; Tunda Aturan Desil Hingga Juli demi Akses Berobat Warga

ACEH UTARA — Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil,...

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Polda Riau dalam Menjaga Ketahanan Energi

Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara...

24.500 UMKM Rusak Karena Banjir Aceh Timur, Berharap Stimulus dari Pemerintah

IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)...

Derita Anak Penyintas Banjir Tamiang, Ribuan Belum Miliki Seragam dan Alat sekolah

KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi...