NewsAkhirnya Pabrik PT PIM Kembali Beroperasi

Akhirnya Pabrik PT PIM Kembali Beroperasi

 

ACEH UTARA | Pabrik PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) Aceh Utara kembali beroperasi setelah sebelumnya sempat terhenti sementara suplai gas dari PT Medco E&P Malaka yang digunakan sebagai bahan baku produksi pupuk urea.

Berhentinya beroperasi saat itu dikarenakan ada perbaikan di PT Medco E&P Malaka. Bahkan PT PIM pun memanfaatkan waktu itu untuk melakukan perbaikan kecil-kecilan didalam pabrik.

AVP Humas PT PIM, Dedi Ikhsan  Sabtu (6/8/2022) menegaskan pabrik PT PIM sudah kembali beroperasi secara normal.

“kami tegaskan, bahwa pabrik PT PIM sudah kembali beroperasi secara normal. Bahkan saat ini pasokan gas dari PT Medco E&P Malaka baik-baik saja. Kemarin hanya ada sedikit kendala teknis internal disana,” kata Dedi Ikhsan

Dedi mengatakan pabrik sudah kembali memproduksi kembali. artinya proses start up berjalan normal dan lancar.

Sebelumnya diberitakan, Pabrik PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) berhenti beroperasi sementara waktu karena terkendalanya pasokan gas yang digunakan sebagai bahan baku utama pembuatan pupuk. Pasalnya, suplai gas dari PT Medco E&P Malaka terhenti.

AVP Humas PT PIM, Dedi Ikhsan membenarkan pabrik PT PIM sementara waktu berhenti beroperasi. Hal itu dikarenakan PT Medco E&P Malaka yang menjadi penyuplai utama gas sedang melakukan perbaikan.

|RIL|MUMUL

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

APDESI Minta Masyarakat Aceh Timur Tidak Terpengaruh Isu dan Fitnah Terhadap Bupati Al-Farlaky

ACEH TIMUR - Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia...

Ratusan Warga Aceh Utara Setiap Hari Ubah Status Desil Agar Tetap Dilayani JKA

LHOKSUKON- Ratusan warga Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, merubah...

Koalisi Pemuda Aceh: Narasi Liar Terpa Bupati Aceh Timur Setelah Tuai Pujian Tangani Banjir, Berbau Politis

ACEH TIMUR | Pemulihan bencana di Aceh dibayangi manuver...

Puluhan Hektare Lahan Sawah Tidak Digarap Petani Aceh Utara

LHOKSUKON- Sekitar 90 hektare area sawah di Kecamatan Meurah...