ACEH UTARA – Repsol Andaman mulai melakukan pengeboran pencarian sumber minyak dan gas di Sumur Rencong Rencong 1X di perairan Aceh tiga hari terakhir.
Kepala Badan Pengelolaan Migas Aceh (BPMA) TM Faisal per telepon, Selasa (19/7/2022) menyebutkan secara wilayah, wilayah kerja Repsol masuk dalam Kabupaten Pidie, Pidie Jaya dan Kabupaten Bireuen.
“Mohon doa dan dukungan, semoga pengeboran berjalan lancar dan menemukan cadangan Migas baru di Aceh. BPMA terus mendorong dan memastikan agar Kontraktor Kerjasama (KKKS) dibawah BPMA menemukan cadangan Migas baru di Aceh,” sebut TM Faisal.
Sisi lain, lembaganya mewajibkan untuk KKKS yang beroperasi di Provinsi Aceh membuka kantor di Banda Aceh atau berada di lokasi terdekat dengan wilayah kerja. Kebijakan ini telah diberlakukan dan dipatuhi oleh KKKS.
“Contohnya Medco sudah berkantor di Banda Aceh. Kita ingin, apa yang bisa dikerjasamakan rakyat Aceh dengan KKKS ini berjalan baik. Sehingga dampak positif pada masyarakat Aceh, maka idealnya harus ada kantor di Aceh,” sebutnya.
Terkait dengan KKKS yang berada dibawah kewenangan Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas (SKK Migas) Sumbagut seperti Primer Oil Andaman, Mubadala Petroleum, dan Pertamina NSO, tetap diminta berkantor di Aceh.
“KKKS yang berada dibawah SKK Migas tetap kita minta untuk berkantor di Aceh. Ini terus kita komunikasikan. Saya yakin, begitu memasuki tahap produksi, mereka pasti akan membuka kantor di Aceh,” katanya.
Dia mencontohkan, Pertamina NSO kini berkantor di Eks Kompleks PT Arun NGL.
“Kehadiran kantor KKKS di Aceh itu untuk membantu mereka juga, sekaligus melancarkan komunikasi dan informasi KKKS untuk masyarakat di Aceh,” pungkasnya.
|KOMPAS

Subscribe to my channel

