NewsDinas Peternakan Aceh : Obat, APD dan Vitamin Dikirim ke Kabupaten/Kota untuk...

Dinas Peternakan Aceh : Obat, APD dan Vitamin Dikirim ke Kabupaten/Kota untuk PMK

ACEH UTARA– Dinas Peternakan Provinsi Aceh mengirimkan bantuan berupa vitamin, obat-obatan dan alat pelindung diri (APD) untuk penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di sejumlah kabupaten/kota di Aceh. Bantuan itu bersumber dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI yang tiba di Aceh pada 18 Juni 2022.

Plt. Kepala Dinas Peternakan Aceh, Zalsufran, per telepon, Senin (20/6/2022) menyebutkan, obat-obatan antibiotik, analgesik dan desinfektan dikirim ke kabupaten/kota yang mengalami PMK.

Saat ini, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Barat Daya, Aceh Timur, Kota Langsa, Lhokseumawe, Aceh Utara, Kabupaten Aceh Barat positif terpapar PMK.

“Kami imbau agar masyarakat tidak panik berlebihan. Penyakit ini bisa disembuhkan,” sebut Zalsufran.

Pemberian obat-obatan, vitamin dan pembersihan kendang secara berkala menjadi solusi penanganan PMK di Aceh.

Penyakit ini menyerang dan menular pada hewan ternak seperti sapi, kerbau dan kambing. Beberapa ciri hewan ternak yang terinfeksi penyakit PMK adalah terjadi pembengkakan kelenjar, terutama di daerah rahang bawah, terjadi hipersalivasi Selain itu, terdapat luka di sekitar mulut, moncong, gusi, kuku, hingga ambing atau payudara serta pada kuku, yang mengakibatkan kuku ternak terlepas.

Zalsufran, mengatakan ternak dengan gejala tersebut bisa menularkan penyakitnya kepada ternak lain. Penularan bisa terjadi melalui medium udara atau kontak langsung. Karena itu, Zalsufran meminta agar peternak sementara melakukan karantina atas hewan yang terpapar agar tidak menularkan kepada ternak lain dan menyemprotkan desinfektan. Ia menyebutkan, peternak dapat melaporkan jika menemukan ada ternak yang terjangkit kepada dinas terkait untuk mendapatkan pengobatan.

“Pemerintah Aceh memberikan perhatian serius terhadap PMK ini. Alhamdulillah saat ini pemerintah pusat telah memberikan bantuan yakni vitamin , obat-obatan dan APD yang tentunya sangat kita butuhkan,” pungkas Zalsufran.

|KOMPAS

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

APDESI Minta Masyarakat Aceh Timur Tidak Terpengaruh Isu dan Fitnah Terhadap Bupati Al-Farlaky

ACEH TIMUR - Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia...

Ratusan Warga Aceh Utara Setiap Hari Ubah Status Desil Agar Tetap Dilayani JKA

LHOKSUKON- Ratusan warga Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, merubah...

Koalisi Pemuda Aceh: Narasi Liar Terpa Bupati Aceh Timur Setelah Tuai Pujian Tangani Banjir, Berbau Politis

ACEH TIMUR | Pemulihan bencana di Aceh dibayangi manuver...

Puluhan Hektare Lahan Sawah Tidak Digarap Petani Aceh Utara

LHOKSUKON- Sekitar 90 hektare area sawah di Kecamatan Meurah...