ACEH UTARA– Puluhan warga menyaksikan air parit di Desa Meunasah Ranto, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (1/1/2021) berubah warna menjadi warna merah yang awalnya putih. Polisi pun memasang garis pembatas agar warga tidak mengambil air itu.
Salah seorang warga di lokasi, Juandi, menyebutkan kondisi perubahan warna air diketahui warga sekitar pukul 05.00 WIB.
“Ini baru pertama kali terjadi. Kita tidak tahu kenapa, maka kita lapor polisi,” kata Juandi.
Dia menduga, warna merah dalam air itu bukan cat. Pasalnya, jika cat akan mengandung minyak dan lengket saat dipegang.
Sedangkan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes) Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara, Mahzar di lokasi meminta masyarakat tidak memegang air itu. Tim medis sambungnya mengambil sampel air untuk berkoordinasi dengan petugas lingkungan hidup memastikan kandungan air berwarna merah itu.
“Kita uji dulu di laboratorium, jangan dipegang dulu. Ini untuk memastikan masyarakat aman,” katanya.
Sedangkan Kapolsek Lhoksukon, Aceh Utara, Iptu Samsul, menyebutkan dirinya tidak mau berkomentar banyak.
“Kita tunggu saja lah hasil laboratorium,” pungkasnya.
|KOMPAS

Subscribe to my channel

