NewsDuka dan Ungkapan Hati Keluarga Korban Mutilasi di Kalibata City

Duka dan Ungkapan Hati Keluarga Korban Mutilasi di Kalibata City

Sleman – Kematian Rinaldi Harley Wismanu, korban mutilasi di Apartemen Kalibata City menjadi pukulan telak pihak keluarga. Pasalnya, sosok pria berusia 32 tahun itu dikenal sebagai tulang punggung keluarga.
Hal itu diungkapkan oleh salah seorang kerabat Rinaldi. Dari penuturannya Rinaldi adalah adalah anak pertama dari empat bersaudara yang menjadi tulang punggung keluarga.

“Dia anak pertama dari empat bersaudara dan jadi tulang punggung keluarga. Orang tuanya tidak kerja,” kata Hendro yang merupakan kerabat Rinaldi saat ditemui di rumah duka, Nologaten, Caturtunggal, Depok, Sleman, Kamis (17/9/2020).

Dia menceritakan, sebelum bekerja di Jakarta, Rinaldi sempat berkuliah di UGM. Tercatat dia mahasiswa di Fakultas Ilmu Budaya UGM angkatan 2006.

“Setelah lulus (UGM) langsung lanjut kuliah S2 di Jepang. Lalu kerja di Jakarta, kontraktor,” bebernya.

Selama pandemi COVID-19 Rinaldi jarang pulang. Walau begitu komunikasi jarak jauh tetap berlangsung intens dan rutin. Dia mengenang terakhir sempat pulang dan liburan ke Bromo.

“Terakhir itu ke Bromo bersama keluarganya. Kalau tidak salah antara Januari atau Februari. Pokoknya sebelum COVID-19,” katanya.

Hendro menceritakan Rinaldi juga telah menikah. Pasangan hidupnya berstatus warga negara Jepang. Pernikahan berlangsung 2019 lalu.

“Tahun 2019 sudah nikah sama orang Jepang. Kenal sama istri waktu sekolah di Jepang,” ujarnya.

Atas kejadian ini, pihak keluarga meminta agar aparat menghukum pelaku dengan hukuman yang setimpal.

“Keluarga berharap pelaku dihukum setimpal karena keluarga sangat kehilangan sosok Herly sebagai tulang punggung keluarga. Keluarga besar juga kehilangan,” kata adik sepupu korban, Sadana Niempuna (29) saat ditemui di rumah duka, Nologaten, Caturtunggal, Depok, Sleman, Kamis (17/9/2020) malam.

“Harapannya dihukum sesuai hukuman yang berlaku. Hukuman mati,” tambahnya.

Pihak keluarga berencana untuk memakamkan jenazah di Makam Nologaten yang jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah duka.

“Nanti dimakamkan di depan (menunjuk ke Makam Nologaten). Itu makam trah juga,” ucapnya.

|DETIK.COM

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

SDN 2 Dewantara Gelar Maulid, Kadis Pendidikan : Pendidikan Islami Modal Utama Anak …

ACEH UTARA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448...

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Ombudsman Sumatera Utara, Kawal Penyaluran Energi

Medan– PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara...

Masa Sewa Huntara Berakhir Desember 2026, Nasib Ratusan Penyintas Banjir di Aceh Utara Mengantung?

ACEH UTARA – Ratusan kepala keluarga (KK) penyintas banjir...

Di Musda Golkar, Al-Farlaky Buka Pintu Kolaborasi untuk Pembangunan Aceh Timur

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky,...

Steam Blowing Rampung, Rekind Kawal PLTP Salak Unit 7 Menuju Commissioning

JAKARTA -PT Rekayasa Industri (Rekind) tengah mengawal pelaksanaan kegiatan...