AdvertorialSteam Blowing Rampung, Rekind Kawal PLTP Salak Unit 7 Menuju Commissioning

Steam Blowing Rampung, Rekind Kawal PLTP Salak Unit 7 Menuju Commissioning

JAKARTA -PT Rekayasa Industri (Rekind) tengah mengawal pelaksanaan kegiatan proyek Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP) Salak Unit 7 menuju tahapan commissioning. Langkah itu dilakukan perusahaan EPC (Engineering, Procurement and Construction) Industrial Process milik negara tersebut setelah sebelumnya proyek ini  memasuki tahapan penting, dengan menuntaskan SAG/RPF Steam Blowing (proses pembersihan pipa uap utama) dari wellpad menuju power plant area.

Tahapan ini merupakan salah satu bagian krusial guna memastikan kesiapan sistem uap sebelum pembangkit memasuki tahapan commissioning. Selain itu, proses ini dilakukan juga  untuk memastikan kebersihan dan kesiapan jalur perpipaan sistem uap sebelum digunakan pada tahap operasi.

Kepastian kesiapan sistem uap pembangkit menuju tahapan commissioning, menjadi benang merah saat Rekind yang berada di bawah payung joint operation (JO) bersama PT Timas Suplindo (Timas) dan Star Energy Geothermal (SEG) selaku pemilik proyek, menggelar syukuran atas capaian 2.000.000 jam kerja aman tanpa Lost Time Injury (LTI) di Sukabumi, Jawa Barat, pada awal Oktober 2026.

“Dengan selesainya tahapan tersebut, kesiapan sistem uap PLTP Salak Unit 7 semakin meningkat untuk memasuki rangkaian pengujian dan proses menuju commissioning. Berdasarkan perkembangan per 4 Oktober 2026, sebanyak 10 aktivitas pre-commissioning berhasil diselesaikan, sementara empat aktivitas lainnya masih dalam proses.” tegas Project Manager PLTP Salak Unit 7 Rekind Dwi Novianto di sela-sela kegiatan tersebut. 

Menurutnya, dalam pelaksanaan proyek, Rekind menjalankan peran penting dalam mendukung penyelesaian pekerjaan dan memastikan berbagai sistem yang menjadi bagian dari lingkup proyek dapat mencapai tingkat kesiapan sesuai tahapan yang ditetapkan.

Selain steam blowing, sejumlah aktivitas penting lainnya juga telah diselesaikan. Di antaranya UPS & Battery Charger Site Acceptance Test (SAT), GSU I (Generator Step Up) Transformer SAT, serta Unit Auxiliary Transformer (UAT) dan Unit Service Transformer (UST) SAT. Penyelesaian berbagai pengujian tersebut menunjukkan bahwa kesiapan sistem kelistrikan terus diperkuat secara bertahap.

Kemajuan juga terlihat pada sisi sistem kontrol. DCS Panel telah dinyalakan (ON) sebagai bagian dari proses kesiapan sistem kendali pembangkit. DCS atau Distributed Control System merupakan sistem yang memiliki peran penting dalam pemantauan dan pengendalian berbagai parameter operasi pembangkit.

Pada sistem pendukung lainnya, pekerjaan Metering Calibration & PLN Witness juga telah selesai. Begitu pula CWP OHC Load Test, Primary Lube Oil Flushing Step 1–2, Lube Oil Flushing Early Step 3, serta Motor Solo Run Condensate Drain Pit Pump.

“Capaian ini merupakan bagian dari proses panjang untuk memastikan setiap sistem PLTP Salak Unit 7 siap memasuki tahapan berikutnya. Rekind bersama mitranya dalam JO terus menjaga kualitas, keselamatan dan ketepatan pelaksanaan pekerjaan agar setiap milestone dapat dicapai sesuai target,” ujar Dwi bangga.

Di tengah capaian tersebut, proses pre-commissioning PLTP Salak Unit 7 masih terus berlanjut. Hingga 4 Oktober 2026, terdapat empat aktivitas yang masih dalam proses, yaitu IPB  (Isolated Phase Busduct) yang memasuki tahap persiapan SAT, MV (Medium Voltage) Switchgear dan Combined CTVT (Perangkat terintegrasi yang mendeteksi arus listrik)  SAT yang berada dalam tahap SAT, serta Panel Proteksi Fuji yang memasuki proses terminasi dan internal SAT. Keberlanjutan aktivitas tersebut menjadi bagian penting dari upaya memastikan seluruh sistem pembangkit siap secara terintegrasi sebelum memasuki tahapan commissioning.

Ditambahkan Sekretaris Perusahaan Rekind Budi Adi Nugroho, perkembangan PLTP Salak Unit 7 juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat kompetensi EPC Industrial Process, khususnya dalam mendukung pembangunan dan pengembangan infrastruktur energi panas bumi di Indonesia.

“Melalui pengalaman dan kompetensi yang dimiliki, Rekind terus berkontribusi dalam memastikan pekerjaan proyek tidak berhenti pada penyelesaian konstruksi, tetapi berlanjut hingga kesiapan sistem, pengujian, dan tahapan menuju pengoperasian pembangkit,” tandas Budi.

Dengan selesainya 10 aktivitas pre-commissioning dan empat aktivitas yang masih berjalan, PLTP Salak Unit 7 terus bergerak menuju tahapan berikutnya. Rampungnya steam blowing menjadi salah satu penanda, perjalanan menuju commissioning semakin dekat, dan yang tidak kalah penting, mendukung pemerintah untuk mengejar target bauran Energi Baru Terbarukan (EBT).

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Di Musda Golkar, Al-Farlaky Buka Pintu Kolaborasi untuk Pembangunan Aceh Timur

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky,...

Puluhan Pohon, Rumah dan Kios Pedagang Rusak Diterjang Angin di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE– Sebanyak puluhan kios, rumah dan pohon tumbang diternang...

Bupati Al-Farlaky Ajak Mahasiswa Bangun Jejaring yang Kuat

BANDA ACEH – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky,...

PKMN UBC Jilid VI Resmi Ditutup, Formadiksi Unimal Umumkan Para Pemenang

LHOKSEUMAWE – Rangkaian Pekan Kreativitas Mahasiswa Nasional Universitas Malikussaleh...