NewsIni Barang Bukti Kepala Desa Lapor Nenek ke Polres Aceh Utara

Ini Barang Bukti Kepala Desa Lapor Nenek ke Polres Aceh Utara

ACEH UTARA – Kepala Desa Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, T Bakhtiar, melaporkan warganya seorang nenek berinisial TU (60) ke Mapolres Aceh Utara, 3 April 2020. Pasalnya, Bakhtiar merasa nama baiknya dicemarkan dengan beredarnya video di kanal youtube tentang pemukulan dirinya oleh nenek tersebut.

Kasat Reskrim Polres Aceh Utara, AKP Adhitya Pratama, Rabu (8/4/2020) menyebutkan, video berdurasi 35 detik itu telah dimiliki penyidik. Saat ini, penyidik sudah meminta keterangan Bakhtiar sebagai saksi pelapor dalam kasus tersebut.

Video itu juga beredar di sejumlah media sosial dan aplikasi whatsapp. Disebutkan, awalnya kepala desa datang bersama sejumlah warga ke rumah TU untuk menyelesaikan sengketa tapal batas tanah. Namun tiba-tiba suasana menjadi tegang, TU diduga memukul kepala Bakhtiar, hingga dilerai warga.

“Dua hari lalu Bakhtiar sudah dimintai keterangan sebagai saksi pelapor. Barang bukti berupa video dan screenshot (tangkapan layar) media sosial juga sudah ada pada penyidik,” katanya.

Sedangkan TU belum dimintai keterangan. Saksi lain, sambung Kasat telah dimintai keterangan di Mapolsek Seunuddon.

“Ini kita periksa dulu keterangan saksi ahli juga, ahli teknologi informasi, apakah benar yang menyebarkan video itu pertama kali pelaku pemukulan sendiri, dan ahli bahasa. Ini terus didalami,” sebut AKP Adhitya.

|KCM

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Dua Kali Bencana, Hidup Seadanya di Pedalaman Aceh Utara…

LHOKSUKON – Sejumlah penyintas banjir di Desa Rumoh Rayeuk,...

BMKG Minta Warga Waspada, 85 Hutara Rusak Karena Angin Kencang di Aceh Utara

LHOKSUKON – Badan Metreologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan...

TP PKK Aceh Timur Lakukan Pembinaan dan Evaluasi 10 Program Pokok PKK di Gampong Paya Lipah

PEUREULAK – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Timur,...

58 Huntara Aceh Utara Rusak Diterjang Angin Kencang

ACEH UTARA– Sebanyak 58 unit hunian sementara (huntara) yang...