Categories: AdvertorialFeatured

Hore, BPOM RI Segera Dirikan Unit di Aceh Timur

IDI RAYEUK- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI segera mendirikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh.

Hal itu disampaikan Sekretaris Utama BPOM RI, Irjen Pol, Jayadi, saat bertemu Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky Selasa (21/4/2026) di Pendopo Bupati, Idi, Kabupaten Aceh Timur.

“Tujuannya untuk memperluas pengawasan terhadap obat, bahan obat, narkotika, psikotropika, prekursor, zat adiktif, obat tradisional, suplemen kesehatan, kosmetik, hingga pangan olahan,” ujar Jayadi.

Dia merincikan kantor UPT BPOM Aceh Timur akan menjangkau Kota Langsa, dan Kabupaten Aceh Tamiang. Saat ini,katanya, di Aceh hanya terdapat tiga UPT BPOM, yakni di Banda Aceh, Aceh Tengah, dan Subulussalam, sementara jumlah kabupaten/kota mencapai 23 wilayah.

“Kondisi ini membuat pelayanan belum dapat menjangkau seluruh daerah secara maksimal. Karena itu, kami ditugaskan membangun komunikasi dengan para bupati untuk pembentukan UPT baru guna mendekatkan layanan kepada masyarakat,” ujar Jayadi.

Sisi lain, sambungnya BPOM juga berperan dalam mendukung program prioritas nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), melalui pengawasan dan pendampingan proses pengolahan, pengemasan, hingga distribusi makanan agar tetap memenuhi standar keamanan dan kualitas.

Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menyatakan kesiapan daerahnya untuk dijadikan kantor lembaga negara itu.

“Kami menyambut baik atas nama pemerintah daerah. Semoga ini menjadi langkah kolaboratif antara Pemda dan pemerintah Pusat untuk mendukung program pembangunan nasional yang berdampak terhadap pembangunan daerah, baik dari sisi ekonomi maupun sosial,” ujar Al-Farlaky.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur akan segera melakukan kajian teknis terkait rencana tersebut, termasuk penentuan lokasi gedung yang layak untuk operasional UPT.

“Secara prinsip, sekitar 80 persen sudah kita setujui. Tinggal peninjauan teknis terkait lokasi yang representatif,” jelasnya.

Di sisi lain, Bupati juga berharap keberadaan UPT BPOM nantinya dapat membuka peluang kerja bagi putra daerah, baik pada tahap pembangunan maupun operasional ke depan.

“Kami tentu sangat mendukung program ini, apalagi jika dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” pungkas Bupati Al- Farlaky.[]

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Bupati Al-Farlaky Sambut 13 Nelayan Aceh di Pendopo

Minta Perkuat Edukasi Teritorial ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si.,…

7 hours ago

Jelang Musim Tanam, Pupuk Indonesia Dorong Optimalisasi Penebusan Pupuk Bersubsidi di Takalar

Takalar – Menjelang Musim Tanam periode Oktober 2026 – Maret 2027, PT Pupuk Indonesia (Persero)…

8 hours ago

Cerita Petani Aceh Pascabanjir, Berjuang Pulihkan Sawah Sendiri, Hingga Ganti Padi jadi Sawit

Anzikri (28) warga Desa Blang Reuling Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Kamis (17/9/2026)…

2 days ago

Pencuri Nekat, KBO Satlantas Aceh Timur Dihantam Batu

ACEH TIMUR — Aksi dugaan pencurian kabel tower HT milik Polri di belakang Kantor Satuan…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky dan Kapolres Perkuat Sinergi Pembangunan dan Kamtibmas Aceh Timur

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., menerima kunjungan silaturahmi Kapolres…

3 days ago

BPBD Mengaku Tak Dilibatkan dalam Pembangunan Rumah Penyintas Banjir Aceh Utara

LHOKSUKON- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh mengeluhkan sikap kontraktor atau…

3 days ago

This website uses cookies.