Aceh Timur — Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., menerima audiensi Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Aceh Timur di Pendopo Bupati, Kamis, 2 April 2026.
Pertemuan tersebut membahas berbagai persoalan, khususnya terkait penanganan banjir di wilayah Aceh Timur. Selain itu, audiensi ini juga menjadi momentum untuk menyamakan persepsi antara pemerintah kabupaten dan para keuchik dalam menghadapi serta menangani dampak banjir.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa keuchik harus berperan aktif sebagai perpanjangan tangan pemerintah kabupaten di tingkat gampong.
Keuchik juga dituntut mampu menangkap serta menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat terkait kebijakan dan instruksi pemerintah daerah.
Di hadapan para perwakilan keuchik, Bupati menekankan bahwa persoalan yang dapat diselesaikan di tingkat gampong seharusnya tidak langsung dibawa ke tingkat kabupaten.
Ia mendorong agar setiap permasalahan diselesaikan melalui musyawarah, sehingga keputusan yang diambil dapat mencapai mufakat.
“Berikan pemahaman yang baik kepada masyarakat dan selesaikan persoalan melalui musyawarah, agar keputusan yang dihasilkan benar-benar menjadi kesepakatan bersama,” ujar Bupati.
Bupati juga mengakui bahwa pemerintah kabupaten telah bekerja maksimal dalam penanganan banjir. Namun, ia menegaskan bahwa proses pemulihan pascabencana bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan waktu serta tahapan yang berkelanjutan.
Oleh karena itu, Bupati mengajak seluruh keuchik dan perangkat gampong untuk tetap solid dan berada dalam satu barisan bersama pemerintah daerah dalam upaya percepatan pemulihan.
“Peran keuchik sangat penting untuk percepatan pembangunan pascabanjir ini. Mari kita berjuang bersama agar apa yang diinginkan oleh para penyintas banjir dapat tercapai melalui berbagai usulan yang kita sampaikan ke pemerintah pusat,” demikian tutup Bupati Al- Farlaky.(*)

Subscribe to my channel

