NewsOprit Jembatan Baylei Amblas Karena Banjir Aceh Utara Segera Diperbaiki

Oprit Jembatan Baylei Amblas Karena Banjir Aceh Utara Segera Diperbaiki

LHOKSUKON – Oprit jembatan baylei amblas karena banjir di Desa Lhok Cut, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh segera diperbaiki.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan, dihubungi Kamis (12/3/2026) menyebutkan, jembatan sumbangan Kapolri Jenderal Listiyo Sigit Prabowo itu baru digunakan sepekan oleh penyintas banjir di kecamatan itu.

Namun, tiba-tiba air Sungai (Krueng) Sawang meluap dalam dua hari terakhir. Arus deras membuat oprit jembatan amblas, dan tiang serta fondasi jembatan miring.

“Kalau kita liat dari kerusakan jembatan baylei ini bisa kita perbaiki lagi di lokasi yang sama. Pengerjaannya segera kita lakukan. Sisi lain, Balai Sungai Wilayah Sumatera I (BBWS I) sedang mengerjakan tanggul sungai saat ini,” terang Ahzan.

Dia menyarankan, tanggul sungai menggunakan material batu berukuran besar. Sehingga tidak mudah terbawa arus deras Krueng Sawang. Jika tidak, maka peristiwa yang sama diperkirakan akan terjadi lagi.

“Saya sudah bicara dengan BBWS I kendalanya material batu berukuran besar susah diperoleh untuk tanggul sungai itu. Saya sarankan material batu besar, agar tahan saat debit air sungai bertambah,” terangnya.

Untuk oprit jembatan, sambung Ahzan dikerjakan oleh tim Polri. Sedangkan untuk sungai dkerjakan oleh BBWS I.

“BBWS I masih bekerja, kita hanya kerjakan jembatannya saja. Jadi, perbaikan jembatan segera kita lakukan menyesuaikan progres tanggul sungai yang dikerjakan BBWS agar tidak hanyut terbawa air banjir lagi,” terangnya.

Pascabanjir sambung Ahzan lebar sungai itu sekitar 250 meter dari sebelumnya hanya 50 meter. Penataan sungai menjadi salah satu solusi untuk mengatasi transportasi warga di pedalaman Aceh Utara itu.

Sebelumnya diberitakan oprit jembatan menghubungkan Kota Sawang dengan Desa Lhok Cut, Gunci, Kubu, dan Desa Blang Cut, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara amblas pada 11 Maret 2026 sore.

Sekitar 7.000 jiwa dari empat desa itu menggunakan jembatan ini sebagai akses transportasi. Mulai hari ini, warga kembali menggunakan boat dan rakit penyeberangan sebagai alat transportasi menyeberangi Krueng Sawang.

|KOMPAS

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Bupati Al-Farlaky Minta Camat dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah BNPB

Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky,...

Kebangkitan Wisata Aceh Tengah Masih Terkendala, Ini Harapan Pelaku Bisnis

Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca...

2 Jembatan Amblas Penghubung Antar Kecamatan Aceh Utara Belum Diperbaiki

LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir...

Begini Pengaturan WFH di Aceh Timur…

IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh,...

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Apresiasi Polda Sumbar Ungkap Kasus LPG Oplosan di Sumatera Barat

Padang — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara...