ACEH UTARA – Sebanyak 13 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Aceh Utara resmi bercerai sepanjang tahun 2025. Sedangkan satu ASN dipecat dengan hormat karena tidak pernah masuk kantor. Angka perceraian menurun dibanding tahun 2024 sebanyak 22 ASN.
Kepala Bidang Pembinaan Pegawai, Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Aceh Utara, Joni, kepada Kompas.com, Jumat (6/2/2026) menyebutkan, awalnya permohonan cerai sebanyak 18 ASN mengajukan gugatan cerai 2025. Namun, setelah proses mediasi, hanya 13 yang dikabulkan perceraiannya.
“Didominasi ASN wanita yang menggugat cerai suaminya. Alasannya tidak ada kecocokan dan pertengkeran berkelanjutan, tidak mendapatkan nafkah dan perselingkuhan suami,” kata Joni.
Dia menyebutkan, proses mediasi selalu dilakukan setiap kali ada pengajuan izin perceraian. Lima ASN membatalkan niatnya bercerai dan saling memaafkan kesalahan pasangan. “Sehingga mereka kembali akur. Artinya, mediasi yang kita lakukan berhasil,” terangnya.
Dia mengimbau, ASN pria dan wanita saling memahami dan bersabar dalam rumah tangga. Sehingga, angka perceraian di kalangan ASN menurun dari tahun ke tahun.
Satu ASN Dipecat
Selain itu, satu ASN dilaporkan dipecat karena tidak pernah masuk kantor lebih dari 28 hari. Pemberhentian dengan hormat bukan atas permintaan sendiri itu sebagai sikap tegas penegakan disiplin di kabupaten itu. Sedangkan enam ASN lainnya diberi sanksi disiplin tingkat berat.
“Kita minta kepala dinas, kantor, badan melakukan pembinaan disiplin. Jika memang lebih dari 28 hari tidak diketahui keberadaanya sudah bisa diusulkan pecat, tentu didahului pembinaan dan surat teguram,” terang Joni.
BKPSDM Aceh Utara sambung Joni mengacu pada prinsip penegakan disiplin untuk seluruh ASN di kabupaten itu. “Kami harap, sama-sama kita tegakan disiplin. Sehingga tidak ada ASN yang kena sanksi bahkan hingga pemecatan,” pungkas Joni.
|KOMPAS
IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…
KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…
Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…
Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…
LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…
IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH)…
This website uses cookies.