ACEH UTARA- Pembangunan hunian sementara (Huntara) di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, hingga Jumat (30/1/2026) masih dalam pengerjaan. Kawasan itu dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Camat Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Mazinuddin kepada Kompas.com, menyebutkan huntara tersebar di Desa Babah Krueng, Pante Jaloh, Gunci, Kubu, Lhok Cut, Lhok Kuyun, Paya Rabo Lhok, Lagang, Tengoh, Kuta Meuligo, Babah Buloh, Meunasah Pulo, Blang Tarakan dan Blang Reuling.
“Progres pengerjaannya antara satu persen hingga 75 persen. Belum ada yang rampung. Menurut hasil peninjauan Kepala BNPB kemarin, sekitar sepekan ke depan baru rampung sebagian,” terang Mazinuddin.
Dia menyebutkan, untuk Kecamatan Sawang, data yang diusulkan kondisi rumah rusak berat saat banjir November 2025 lalu sebanyak 1.122 unit. Saat ini, verifikasi rumah sedang dilakukan oleh tim BNPB.
Kayu Sisa Banjir
Selain itu, untuk kayu sisa banjir di Desa Blang Tarakan, Babah Krueng, dan Lhok Bayu,Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, belum diangkut.
“Bahkan belum disurvei juga mau dibawa kemana kayu itu. Kita harap, pembersihan kayu bisa dilakukan segera,” terangnya. Dia menyebutkan, tumpukan kayu itu setinggi satu meter dengan luas sekitar 400 meter.
“Semoga pembangunan Huntara selesai seluruhnya sebelum Ramadhan, sesuai target Presiden RI Prabowo Subianto dan Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil,” pungkasnya.
|KOMPAS
LHOKSEUMAWE — Bursa pemilihan Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal) periode 2027–2030 mulai mengerucut. Hingga penutupan pendaftaran, enam…
Padang – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) gerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan…
ACEH UTARA – Ribuan masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Aceh Utara memadati kawasan Kantor Bupati…
LHOKSUKON - Sebanyak 14 unit rumah untuk penyintas banjir di Desa Abeuk Reuling, Kecamatan Sawang,…
BANDA ACEH – Kebijakan TVRI Aceh merumahkan 17 kontributor di sejumlah kabupaten/kota di Aceh menuai…
Reza Angkasah terlihat kesal bukan kepalang siang itu, Jumat (11/9/2026). Direktur CV Raya Enginering Aceh…
This website uses cookies.