Categories: FeaturedNews

Pak Presiden Harap Bersihkan Kayu Kampung Kami…

ACEH UTARA – Mahdi Abdullah, Kepala Desa Babah Krueng, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh berdiri tepat dihamparan gelondongan kayu yang hanyut terbawa banjir pada November 2025 lalu. Tumpukan kayu berbagai ukuran sepanjang mata memandang.

Sebanyak empat desa dalam kecamatan itu yakni Desa Lhok Bayu, Gunci, Babah Krueng dan Riseh Tunong, Kecamatan Sawang, Aceh Utara penuh tumpukan kayu.

“Untuk kayu belum diangkut. Kami harap, pada presiden kami di Jakarta, harap bersihkan kayu di desa kami,” terang Mahdi.

Warga tidak mengambil kayu itu untuk pembangunan hunian. Pasalnya, mayoritas warga desa itu petani dengan sumber pendapatan dari hasil pertanian.

Seluruh lahan pertanian kini tertimbun lumpur sisa banjir. “Jadi masyarakat kami tidak ada penghasilan, buat apa ambil kayu untuk buat rumah, kan butuh biaya tukang juga. Mereka tidak ada uang untuk bersihkan lumpur rumah dan bangun rumah,” terangnya.

Sebanyak 427 kepala keluarga desa itu korban banjir. 27 rumah hilang total dan sisanya tertimbun lumpur satu setengah hingga dua meter.

”Penghasilan masyarakat tidak ada, tidak ada uang untuk membersihkan lumpur,” ulangnya.

Hal senada disebutkan Kepala Dusun Cot Calang, Desa Riseh Tunong, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Mukhtar. Dia berharap, presiden mengintruksikan jajarannya untuk mengangkut seluruh kayu di desa dan lahan pertanian.

“Agar kami bisa bertani lagi,” katanya.

Selain itu, paling mendesak dari dua desa itu pembangunan jembatan. Tiga jembatan ambruk saat banjir November lalu di kedua desa itu. “Kalau jembatan tak dibangun atau lambat dibangun, kami tak akan bisa keluar dari dusun ke desa induk dan mengangkut hasil pertanian. Sekarang kami buat jalan dibadan sungai,” pungkasnya.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Bupati Iskandar Al-Farlaky Pecahkan Rekor, Setahun Memimpin, Angka Kemiskinan Turun Tajam

Kebijakan percepatan pembangunan ekonomi dan pengentasan kemiskinan yang digagas oleh Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman…

6 hours ago

Kisah Haru di Lokasi Kebakaran Kayu Sisa Aceh Utara…

LHOKSUKON - Nafis terpaksa menghabiskan lebaran Idul Adha kali ini di lokasi kebakaran sisa baju…

11 hours ago

Hadiri Khanduri Laot dan Santunan Anak Yatim, Bupati Al-Farlaky Ajak Sinergi Bangun Aceh Timur

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si menghadiri kegiatan Khanduri Laot…

1 day ago

Helikopter Water Bombing Padamkan Tumpukan Kayu Sisa Banjir di Aceh Utara

LHOKSUKON- Helikopter water bombing akhirnya berhasil memadamkan api di tumpukan kayu sisa banjir Desa Babah…

2 days ago

Aceh Utara Usulkan 200 Formasi CPNS Tahun 2026

LHOKSUKON– Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, mengusulkan sebanyak 200 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil…

3 days ago

Kontraktor Pembangunan Huntap Korban Banjir Mengeluh Harga Semen Mahal di Aceh Utara

LHOKSUKON – Kontraktor pembangunan hunian tetap (Huntap) untuk penyintas banjir di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi…

3 days ago

This website uses cookies.