Categories: FeaturedNews

Lumpur Masih di Pemukiman, 33 Ribu Korban Banjir Bertahan di Pengungsian

ACEH UTARA– Sebanyak 33.261 jiwa pengungsi korban banjir Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh hingga Selasa (27/1/2026) masih bertahan di 137 titik lokasi pengungsian.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara, Fauzan, merincikan jumlah itu tersebar di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Seunuddon, Sawang, Muara Batu, Nibong, Langkahan, Lapang, Dewantara, Cot Girek dan Kecamatan Baktiya.

“Kecamatan paling banyak jumlah dan titik pengungsian Tanah Jambo Aye, Sawang dan Kecamatan Langkahan, Aceh Uara,” terangnya.

Dia menyebutkan, pengungsi bertahan di pengungsian karena kompleks pemukiman belum seluruhnya dibersihkan dari lumpur. Selain itu, korban yang kehilangan rumah saat banjir.

“Korban banjir yang tidak lagi memiliki rumah karena hanyut dibawa banjir dan rusak parah masih bertahan di pengungsian. Dalam pekan ini, jumlahnya akan berkurang, karena sebagian segera menempati hunian sementara yang telah rampung dikerjakan,” terangnya.

Pemerintah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus berupaya membersihkan lumpur di kawasan pemukiman. Sehingga sebagian pengungsi bisa kembali ke rumah masing-masing.

Namun, karena luasnya wilayah, pembersihan lumpur butuh waktu lama dan jumlah alat berat yang banyak. “Kita terus mempercepat pembersihan lumpur di kawasan pemukiman. Seluruh alat berat saat ini telah dikerahkan ke pembersihan pemukiman,” terangnya.

5 Korban Hilang
Selain itu, hingga saat ini lima korban jiwa dinyatakan hilang dalam banjir pada 26 November 2025 lalu. Mereka berasal dari Kecamatan Tanah Jambo Aye, Sawang, Langkahan dan Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara.

“Untuk korban jiwa pencarian masih dilakukan. Pekan lalu ditemukan satu orang, sehingga sisa lima orang yang kita nyatakan hilang,” pungkasnya.
|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Dinsos Aceh Utara Beberkan Penyebab Desil Masyarakat Berubah dan Tidak dapat Layanan Kesehatan Gratis

LHOKSUKON- Dinas Sosial Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh mengungkapkan temuan yang memicu penyebab status desil…

51 minutes ago

Cerita Kepala Desa Aceh Didatangi Warga untuk Rubah Desil Agar Tetap Terima Layanan BPJS Kesehaan

LHOKSUKON- Sejumlah kepala desa di Provinsi Aceh kini disibukan dengan merubah warga data di aplikasi…

17 hours ago

Isu Negatif Terpa Bupati, MPU Aceh Timur Ajak Masyarakat Bersatu Dukung Pemerintah Daerah

ACEH TIMUR - Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Timur, Tgk H Thahir MD atau…

17 hours ago

12 Kepala Dinas Diisi Plt, Akankah Ada Pencopotan Lagi?

LHOKSEUMAWE- Wali Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Sayuti Abubakar menonaktifkan tiga kepala dinas dan badan di…

1 day ago

APDESI Minta Masyarakat Aceh Timur Tidak Terpengaruh Isu dan Fitnah Terhadap Bupati Al-Farlaky

ACEH TIMUR - Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh Timur, Rizalihadi mengatakan dalam…

2 days ago

Ratusan Warga Aceh Utara Setiap Hari Ubah Status Desil Agar Tetap Dilayani JKA

LHOKSUKON- Ratusan warga Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, merubah status pekerjaan untuk merubah data dsil…

2 days ago

This website uses cookies.