ACEH TAMIANG– Sebanyak 11 pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) dinyatakan melakukan operasional penuh. Tersisa satu Puskesmas Kota Kuala Simpang yang melakukan layanan minimum.
Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tamiang, Mustakim dihubungi Minggu (4/1/2026) menyebutkan, 11 Puskesmas itu telah beropersi penuh. Sisanya satu Puskesmas membuka layanan minimum. “Satu Puskesmas ini dalam penataan bagian dalam gedung. Dua hari ini kami usahakan sudah beroperasi 100 persen,” terang Mustakim.
Sedangkan untuk pusat kesehatan pembantu (Pustu) sedang dilakukan pendataan layanan kesehatan. Tercatat 32 Pustu dan 212 Poskesdes di Kabupaten Aceh Tamiang.
“Saya sudah panggil seluruh Kepala Puskesmas untuk mendata kerusakan di tingkat Pustu dan Poskesdes di masing-masing kecamatan. Data ini yang kita serahkan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI,” terangnya.
Sedangkan untuk obat, sambung Mustakim dipastikan cukup dari Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Aceh.
Rehab
Dia menyebutkan seluruh gedung Puskesmas di kabupaten itu butuh rehabilitasi pascabanjir. “Gedung kami masih ada, namun rusak-rusak. Jadi perlu rehabilitasi gedung Puskesmas seluruhnya,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan banjir melanda Kabupaten Aceh Tamiang pada 26 November 2025 lalu. Puluhan orang dilaporkan meninggal dunia. Aceh Tamiang salah satu daerah terparah terdampak banjir di Aceh.
|KOMPAS

Subscribe to my channel

