Categories: FeaturedNews

Bagaimana Status Ribuan Ton Kayu di Aceh Tamiang?

ACEH TAMIANG – Bupati Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Armia Pahmi menunggu keputusan pemerintah pusat tentang status kayu yang terbawa banjir di kabupaten itu. Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang belum menerima instruksi status kayu tersebut apakah bisa digunakan atau tidak.

“Mungkin kementerian telah berkoordinasi dengan Gubernur Aceh soal kayu itu,” terang Armia dihubungi per telepon, Sabtu (3/1/2026).

Dia menyebutkan, posisi pemerintah daerah mengikuti keputusan Kementerian Kehutanan terkait pemanfaatan kayu tersebut. Sebelumnya, Armia dalam rapat dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Ahmad Dasco di Banda Aceh meminta kejelasan status kayu tersebut.

Saat ini, kayu terbawa banjir diletakan disamping kawasan yang telah dibersihkan. Dia khawatir akan penggunaan kayu tersebut.

“Kami minta fatwa Kementerian Kehutanan soal kayu ini. Jangan sampai di kemudian hari menjadi masalah dan kami dipanggil APH (Aparat Penegak Hukum),” sebut Armia.

Dia pun meminta status hukum kayu tersebut harus jelas. Sehingga tidak menjadi persoalan di kemudian hari.

“Agar status hukum kayu harus jelas, sehingga tidak menjadi masalah kemudian hari,” terangnya.

Hal senada disebutkan Kepala BPBD Aceh Tamiang, Iman Suhery dihubungi per telepon Jumat (2/1/2026) menyebutkan dirinya belum mengetahui mekanisme penggunaanya. Hingga saat ini, sambung Iman, pemerintah tidak berani menggunakan kayu itu.

“Kalau sudah ada keputusan pemerintah yang jelas, baru kami gunakan. Sekarang tidak kita gunakan apa pun kayu itu,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, ratusan ton kayu berbagai ukuran terbawa arus banjir pada 26 November 2025 lalu. Kayu ini menumpuk di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Kabupaten Aceh Utara. Hingga saat ini, masyarakat tidak berani menggunakan kayu tersebut karena khawatir akan bermasalah secara hukum.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Genjot Pembangunan, Bupati Al-Farlaky Mulai Aspal Jalan Sungai Raya–Gajah Mentah

Gelontorkan 4,7 Milyar Anggaran Aceh Timur — Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus menggenjot pembangunan infrastruktur…

4 days ago

Perkuat Resiliensi Pasca-Bencana, Kolaborasi Multipihak Resmikan PLTS Atap di Masjid Nurul Iman Aceh Tamiang

ACEH TAMIANG— Upaya memperkuat ketahanan energi sekaligus resiliensi masyarakat di wilayah rawan bencana terus dilakukan…

4 days ago

Bupati Al-Farlaky: Rp 15 Miliar Untuk Jalan Lintas Keude Geurubak Tahun 2027

ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., mengatakan, pihaknya akan menggelontorkan…

6 days ago

Dukung Produktivitas Pembudidaya Ikan, Pupuk Indonesia Optimalkan Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Sumbawa

Sumbawa– PT Pupuk Indonesia (Persero) terus memperkuat dukungan terhadap peningkatan produktivitas sektor perikanan melalui optimalisasi…

6 days ago

API Wilayah Aceh Gelar Kajian Bulanan Perdana, Bahas Jiwa dan Tahapan Perkembangan Manusia dalam Al-Qur’an

Asosiasi Psikologi Islam Wilayah Aceh menyelenggarakan Kajian Bulanan perdana dengan tema “Jiwa (Al-Nafs) dan Tahapan…

1 week ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Terus Dorong Upaya Pemulihan Pasca Banjir Bandang “Galodo” di Kabupaten Solok

Solok – Penanganan pemulihan pasca bencana menjadi langkah yang harus masif dilaksanakan agar masyarakat dapat…

1 week ago

This website uses cookies.