ACEH TIMUR– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Aceh Timur, memastikan 5 Januari 2026 mulai mengaktifkan sekolah seluruh jenjang pendidikan di kabupaten itu. Sekolah di Kecamata Lokop dipastikan menggunakan tenda darurat.
Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, Kamis (1/1/2026) menyebutkan, untuk seluruh jenjang pendidikan di Kecamatan Lokop, Kabupaten Aceh Timur dipastikan menggunakan tenda darurat.
“Satu kecamatan itu kita pakai tenda darurat dulu,” kata Iskandar dihubungi per telepon. Dia menyebutkan, seluruh sekolah akan menggunakan kurikulum darurat dalam pembelajaran.
Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Aceh Timur, Bustami dihubungi terpisah menyebutkan tercatat 157 sekolah dasar terdampak banjir dan longsor di kabupaten itu.
“Kami sudah menerima 500 paket school kit (perlengkapan sekolah). Jumlah yang kita perlukan 3.000 paket lebih. Karena itu, kita minta tambahan ke LPMP Aceh sebagai perpanjangan tangan Kementerian Pendidiakn Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI di Aceh,” terangnya.
Dia menyebutkan pembersihan sekolah dari lumpur bekas banjir terus dilakukan.
“Kami pastikan sekolah dibuka 5 Januari 2026. Namun kurikulum darurat. Mereka boleh sekolah dengan baju bebas, pakai sandal dan lain sebagainya. Semua dibolehkan,” terang Bustami.
Dia menyebutkan perlengkapan sekolah sangat dibutuhkan berupa pakaian, sepatu, buku, tas dan lain sebagainya. Sehingga peserta didik nyaman ke sekolah pascabanjir.
“Semoga segera dikirim tambahan untuk perlengkapan sekolah,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, banjir merendam Aceh Timur pada 26 November 2025 lalu. Puluhan orang dilaporkan meninggal dunia. Ratusan orang masih mengungsi hingga saat ini.
|KOMPAS

Subscribe to my channel

