Categories: FeaturedNews

Pengamat ; Laporan Pejabat ke Presiden Soal Dampak Banjir Aceh tak Sesuai Fakta

ACEH UTARA | Presiden RI Prabowo Subianto didesak membentuk badan khusus penganan banjir dan longsor di Pulau Sumatera. Tujuannya agar badan ini bisa fokus melakukan rehab dan rekon paska banjir di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Sejauh ini, laporan dari menteri di lapangan seringkali berbeda dengan fakta lapangan. Contohnya, Menteri Bahlil Lahadalia melaporkan 5 Desember 2025 listrik pulih di Aceh. Padahal, pada tanggal yang dijanjikan Bahlil, hampir 80 persen listrik masih lumpuh.

“Sebut saja, ditanggal itu hanya tiga kecamatan listrik pulih di Kabupaten Aceh Utara. Selebihnya belum pulih, ada yang masih padam sudah 10 hari,” terang Pengamat Komunikasi Politik, Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara, Masriadi Sambo, Jumat (5/12/2025).

Dia menyebutkan, badan khusus itu agar penanganan banjir dan longsor lebih fokus.

“Kerusakannya dahsyat sekali, ratusan jembatan, ribuan rumah, fasilitas publik rusak parah. Kalau menggunakan uang APBD, maka 40 tahun pun tak akan mampu memperbaiki kerusakan itu,” sebutnya.

Selain itu, dia meminta pejabat pusat memberikan laporan sesuai fakta ke presiden. Sehingga presiden mengambil kebijakan yang tepat.

“Pejabat Basarnas misalnya menyebut tidak ada lokasi terisolasi. Faktanya ada. Ini memilukan sekali, Kepala BNPB menyatakan hanya seram di media sosial, sungguh memalukan dan menyembunyikan fakta,” tegasnya.

Dia menyebutkan, kemampuan fiskal seluruh daerah terdampak banjir sangat terbatas. Karena itu, presiden butuh membuat badan khusus. “Misalnya badan khusus ini hanya berdiri 3 tahun untuk rehabilitasi dan rekontruksi. Ini penting sekali dan mendesak, jika tidak maka jutaan orang akan kehilangan tempat tinggal,” pungkasnya.

Banjir dan longsor melanda Sumatera pada 26 November 2025. Hingga kini masih banyak lokasi terisolasi.

|MUMUL

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Cerita Kepala Desa Aceh Didatangi Warga untuk Rubah Desil Agar Tetap Terima Layanan BPJS Kesehaan

LHOKSUKON- Sejumlah kepala desa di Provinsi Aceh kini disibukan dengan merubah warga data di aplikasi…

2 hours ago

Isu Negatif Terpa Bupati, MPU Aceh Timur Ajak Masyarakat Bersatu Dukung Pemerintah Daerah

ACEH TIMUR - Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Timur, Tgk H Thahir MD atau…

2 hours ago

12 Kepala Dinas Diisi Plt, Akankah Ada Pencopotan Lagi?

LHOKSEUMAWE- Wali Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Sayuti Abubakar menonaktifkan tiga kepala dinas dan badan di…

13 hours ago

APDESI Minta Masyarakat Aceh Timur Tidak Terpengaruh Isu dan Fitnah Terhadap Bupati Al-Farlaky

ACEH TIMUR - Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh Timur, Rizalihadi mengatakan dalam…

1 day ago

Ratusan Warga Aceh Utara Setiap Hari Ubah Status Desil Agar Tetap Dilayani JKA

LHOKSUKON- Ratusan warga Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, merubah status pekerjaan untuk merubah data dsil…

1 day ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadir untuk Masyarakat, 1.000 Paket Sembako Disalurkan Melalui Pasar Murah di Lhokseumawe

Lhokseumawe — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe…

2 days ago

This website uses cookies.