AdvertorialSelama Banjir, Perawat 24 Jam Baku Jaga di RSUCM Cut Meutia Aceh...

Selama Banjir, Perawat 24 Jam Baku Jaga di RSUCM Cut Meutia Aceh Utara

ACEH UTARA – Manajemen Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh terpaksa berjaga 24 jam dengan perawat yang sama. Pasalnya, sebagian besar pegawai terendam banjir. Sehingga tak bisa keluar rumah untuk menuju rumah sakit melayani pasien.

“Jika bisa kita tembus, kita tembus banjirnya untuk jemput perawat dibawa ke rumah sakit. Bisa secara bergantian dengan perawat jaga,” terang Direktur RSUCM Aceh Utara, Syarifah Rohaya, per telepon Jumat (28/11/2025).

Dia menyebutkan, dokter dan perawat seluruhnya berjaga di rumah sakit. “Sebagian perawat yang sudah di rumah sakit, mereka tidak pulang, jadi lanjut lagi naik piket. Memang melelahkan, namun ini kondisi darurat yang harus kami lewati,” ujar Syarifah.

Dia mengapresiasi kesiapsiagaan dokter mau berjaga tanpa henti di rumah sakit. “Tidur pun di rumah sakit mereka. Jika mereka pulang, kami akan kekurangan tim medis,” sebutnya.

Sepanjang sepekan terakhir, sambung Rohaya, pola itu berhasil diterapkan dan pasien tetap terlayani 24 jam dalam sehari.

“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat, agar seluruh pasien bisa ditangani dengan baik selama musim banjir. Kami pastikan layanan tidak terkendala selama banjir,” pungkasnya.

Jalan depan rumah sakit itu sebelumnya tak bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat. Memasuki hari ketujuh, jalan itu kini sudah bisa dilalui.

Sebelumnya diberitakan, banjir merendam sejumlah daerah di Aceh. Saat ini banjir juga merendam Kabupaten Aceh Timur, Kota Lhokseumawe, Kabupaten Bireuen, Kota Langsa, Pidie, Pidie Jaya, dan Kabupaten Aceh Utara

|ADVERTORIAL

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Aceh Utara Usulkan 200 Formasi CPNS Tahun 2026

LHOKSUKON– Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, mengusulkan sebanyak...

Kontraktor Pembangunan Huntap Korban Banjir Mengeluh Harga Semen Mahal di Aceh Utara

LHOKSUKON – Kontraktor pembangunan hunian tetap (Huntap) untuk penyintas...

Bukti TJSL Berdampak Nyata dan Berkelanjutan: Rekind Raih 2 Penghargaan Top CSR Award 2026

JAKARTA | PT Rekayasa Indsutri (Rekind) memperoleh dua penghargaan...

Kebakaran Kayu Sisa Banjir Belum Dipadamkan, Warga Minta Diberi Alat Berat Agar Api Tidak Menyebar

LHOKSUKON– Memasuki hari ketiga, kebakaran kayu sisa banjir di...

NU Lhokseumawe Salurkan Dua Sapi Qurban untuk Korban Banjir dan Santri

Lhokseumawe- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Lhokseumawe menyalurkan...