LHOKSEUMAWE– Sebanyak dua dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Kampung Jawa Baru, dan Desa Hagu Tengoh, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh dilaporkan rusak karena banjir.
Dapur itu melayani puluhan sekolah mulai dari jenjang kelompok bermain, taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah kejuruan.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kampung Jawa Baru, Firdaus, dalam surat tertulisnya menyebutkan penghentian sementara distribusi MBG untuk 21 sekolah itu terhitung 24 November 2025.
Dalam suratnya, Firdaus tidak menyebutkan opsi pengganti jatah makanan untuk penerima manfaat MBG. Namun, dia berjanji perbaikan dapur segera dilakukan.
Sementara itu, Ketua Kelompok Kecamatan SPPG Banda Sakti, M Iqbal meminta maaf pada penerima manfaat atas kejadian itu. Dia berjanji segera merenovasi dapur yang terendam banjir.
“Dapur terendam banjir berdampak soal higinies dan lain sebagainya. Maka kami hentikan sementara dan segera diperbaiki,” terangnya.
Dia menyebutkan seluruh sekolah telah dikirimi surat pemberitahuan untuk pemberhentian suplai bahan makanan untuk seluruh sekolah.
“Kami mohon maaf atas kejadian ini,” pungkasnya.
|KOMPAS
Padang – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus memperkuat sinergi dengan berbagai…
JAKARTA -PT Rekayasa Industri (Rekind) kembali memperkuat kiprahnya dalam pembangunan industri kimia nasional melalui kepercayaan…
Padang Pariaman– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Aviation Fuel Terminal Minangkabau…
Jakarta-- Upaya mempercepat pencairan bantuan Jatah Hidup (Jadup) bagi korban banjir di Aceh Timur terus…
LHOKSEUMAWE – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Lhokseumawe, Dr. Tgk. M. Rizwan Haji…
BANDA ACEH | Ketua Forum Bersama (Forbes) DPR RI - DPD RI Asal Aceh, TA…
This website uses cookies.