ACEH UTARA– Puluhan sekolah di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh dipastikan diliburkan proses belajar mengajar. Menyusul intensitas hujan makin tinggi di kabupaten itu.
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Utara, Jamaludin, kepada Kompas.com, Minggu (23/11/2025) menyebutkan tercatat satu taman kanak-kanak, tujuh SMP, dan 29 sekolah dasar di tiga kecamatan terendam banjir. Sekolah itu berada di Kecamatan Baktiya, Seunuddon dan Kecamatan Tanah Jambo Aye.
“Jalan menuju sekolah dan halaman sekolah seluruhnya terendam banjir. Jadi, kami pastikan proses belajar mengajar terhenti sementara untuk keamanan peserta didik,’ kata Jamaluddin.
Dia menyebutkan, keselamatan peserta didik menjadi perioritas pemerintah. Sedangkan kerusakan di sekolah saat ini masih dalam pendataan.
“Kalau banjir surut, baru kita mulai lagi proses belajar dan mengajar,” tegasnya.
Dia mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama di kawasan yang rawan banjir dan berada dekat aliran sungai, mengingat potensi curah hujan yang masih tinggi.
Sisi lain, sambung Jamaluddin, tim Pemerintah Kabupaten Aceh Utara secara terpadu terus membantu warga korban banjir.
“Kami pastikan bantuan tidak ada kendala didistribusi ke korban banjir,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, banjir merendam sejumlah daerah di Aceh. Saat ini banjir juga merendam Kabupaten Aceh Timur, Kota Lhokseumawe, Kabupaten Bireuen, dan Kabupaten Aceh Utara.
|KOMPAS
JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S., berharap…
ACEH UTARA- Sebanyak 10 kepala dinas, badan, dan kantor bersatus penjabat di Kabupaten Aceh Utara,…
Lhokseumawe – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Terminal BBM Lhokseumawe tegaskan komitmennya dalam pelaksanaan…
KUALA SIMPANG| Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, bergerak cepat merespons…
LHOKSEUMAWE – Tim Polres Lhokseumawe, Provinsi Aceh menangkap empat pencuri dan penadah pakaian milik salah…
JAKARTA – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., kembali bergerak ke pemerintah pusat.…
This website uses cookies.