ACEH UTARA | Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Malikussaleh (Unimal) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Masriadi Sambo, hadir sebagai pembicara dalam Literasi Digital yang digelar Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Utara, 11-12 November 2025 di Gedung Hasbi Asshiddiqie, Kota Lhokseumawe.
Masriadi menyampaikan materi tentang teknik menulis artikel untuk tenaga kependidikan pesantren di Kabupaten Aceh Utara. Menurutnya, platform media sosial saat ini harus diisi dengan konten positif.
“Salah satu kontennya berasal dari kalangan pesantren. Sehingga ragam konten positif mudah ditemukan oleh warga internet (netizen),” terang pemegang sertifikasi utama jurnalis ini.
Dia menjelaskan, kemampuan menulis artikel penting sebagai sarana dakwah dalam bentuk teks.
“Merubah sudut pandang, memberi informasi baru dan menjelaskan duduk perkara hukum tentang tema tertentu menjadi tanggungjawab kita terhadap masyarakat digital,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Utara, Zulkifli menyebutkan pelatihan itu rutin digelar untuk memberikan kompetensi dakwah lewat cara menulis pada komunitas pesantren.
“Kegiatan ini rutin digelar, guru dan tenaga kependidikan dayah perlu memiliki kemampuan menulis, mengelola informasi, dan berperan aktif di media agar dakwah tetap relevan dan berlandaskan nilai keislaman,” pungkas Zulkifli.
|MUMUL
Jakarta – Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat…
Aceh Timur — Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I, M.Si menginstruksikan seluruh camat di…
LHOKSUKON- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, menyatakan segera menyita kembali aset terpidana kasus…
Jakarta - Pemerintah menyampaikan bahwa tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi…
Medan– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus memperkuat keandalan distribusi energi guna…
KUALA SIMPANG- Sebanyak 100 kepala keluarga (KK) di Desa Babo, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh…
This website uses cookies.