Categories: News

Dikira Tenggelam di Laut, Ternyata Bersantai di Kapal Pesiar

ACEH UTARA- Rusli (50), nelayan asal Desa Ulee Rubek Timu, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, dilaporkan hilang sejak Jumat dini hari (29/8/2025), akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.

Keluarga pun panik dan melaporkan kasus itu ke Polsek Seunuddon, Aceh Utara. Belakangan, diketahui Rusli ternyata stay cation di sebuah kapal pesiar.

Kapolsek Seunuddon Iptu Edy Suparman Kamis(4/9/2025) menyebutkan, korban dilaporkan tak kunjung kembali ke daratan setelah pergi melaut seorang diri menggunakan boat oskadon.

Dari keterangan saksi, biasanya Rusli melaut hingga sejauh 72 mil dari garis pantai, namun hingga Sabtu (30/8/2025) korban tidak pulang.

Pencarian pun dilakukan oleh para nelayan lain atas instruksi Panglima Laut Kecamatan Seunuddon sejak Minggu (31/8/2025). Meski telah berlangsung berhari-hari, hingga Selasa (2/9/2025) korban belum juga ditemukan.

Namun, kabar gembira datang pada Rabu (3/9/2025), ketika diperoleh informasi bahwa Rusli berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat oleh Kapal Pesiar Genting Dream setelah terombang-ambing di laut lepas.

Menurut pihak keluarga, saat ini Rusli berada di Thailand, dan dijadwalkan pada Jumat (5/9/2025) akan diserahkan ke pihak KBRI di Singapura untuk dipulangkan ke tanah air.

Pihak kepolisian menyatakan masih menunggu informasi lengkap terkait kondisi yang menyebabkan Rusli terombang-ambing di laut hingga akhirnya diselamatkan kapal pesiar tersebut.

Namun yang terpenting, korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan segera dipulangkan untuk berkumpul kembali dengan keluarga.

“Jadi selama tidak bisa terhubung dengan keluarga, Rusli di kapal pesiar itu. Menikmati seluruh fasilitas kapal pesiar dan kini sudah ditangani KBRI Singapura,” pungkasnya.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Dari Makam Sultan Peureulak, Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Islam Pertama Asia Tenggara

Peureulak – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh…

17 hours ago

DLH dan Dinkes Temukan Pengelolaan Limbah SPPG Puenteut Belum Sesuai Regulasi

LHOKSEUMAWE – Pengelolaan limbah di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Masjid Puenteut, Kecamatan Blang Mangat,…

2 days ago

Jaringan Irigasi Rusak Akibat Banjir, Pemkab Aceh Timur Usulkan Normalisasi DI Jambo Aye di Pante Bidari

IDI – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura mengusulkan normalisasi jaringan…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Sambut Tim BPK Pada Entry Meeting Pemeriksaan Terperinci TA 2025

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., sambut dan membuka kegiatan…

3 days ago

Mantap, Rekind Bukukan 380 Juta Lebih Jam Kerja Tanpa Kecelakaan

PT Rekayasa Industri (Rekind) menorehkan catatan penting dalam komitmennya terhadap keselamatan kerja, dengan mencatatkan pencapaian…

3 days ago

Status Dosen PPPK: Momentum Kebijakan Presiden Prabowo untuk Menutup Celah Ketidakadilan Struktural

Oleh: Dr. BukhariPraktisi Hukum di Lhokseumawe, Aceh Keputusan Komisi X DPR RI yang menyatakan persetujuan…

4 days ago

This website uses cookies.