Lhokseumawe–Volunteer sekolah pesisir dari komunitas WACANA ( Wadah Pembaca Bernalar) menggelar serangkaian perlombaan untuk anak-anak pesisir dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia (RI). Sekolah pesisir merupakan program pendidikan nonformal yang digagas Komunitas WACANA untuk anak-anak di kawasan pantai yang belum sepenuhnya mendapat perhatian dalam pemenuhan hak pendidikan mereka. Kegiatan ini berlangsung di Desa Pusong Baru, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.
Ketua divisi pendidikan komunitas WACANA, Risnasari mengatakan kegiatan ini diadakan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak pesisir yang jarang mendapatkan ruang bermain dan belajar yang positif. “Kami ingin anak-anak di sini juga merasakan semangat kemerdekaan, sama seperti anak-anak di tempat lain. Perlombaan ini bukan sekadar hiburan, tapi juga cara kami menumbuhkan rasa percaya diri, kebersamaan, dan semangat belajar mereka,” ujarnya.
M. Rizky Azdillah selaku ketua panitia kegiatan menjelaskan bahwa perlombaan yang digelar meliputi susun pola atau gambar, makan kerupuk, serta estafet bola menggunakan kertas HVS secara berkelompok. “Selain untuk memeriahkan HUT RI, tujuan kami adalah mempererat hubungan antar-anak dan memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi mereka. Semoga kegiatan ini bisa menjadi momen yang berkesan dan memotivasi mereka untuk terus bersemangat,” ungkapnya.
Salah satu peserta lomba, Fawwaz Alkhalid, mengaku sangat senang dapat mengikuti acara tersebut. “Seru sekali, saya suka lomba estafet bola, semoga tahun depan ada lagi,” ujarnya sambil tersenyum.
Kegiatan ini turut mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Kehadiran para volunteer Sekolah Pesisir menjadi pengingat bahwa kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan upacara, tetapi juga dengan memberi ruang bagi anak-anak untuk merasakan kegembiraan dan kebersamaan.
|RIL|DIMAS

Subscribe to my channel

