Categories: News

Cerita Hamid ke Jepang, Pulang ke Paya Bakong Kembangkan Melon Premium

ABDUL HAMID, pendiri Miharu Farmd menyambut puluhan murid Sekolah Dasar Sukma Bangsa, Lhokseumawe, di perkebunan miliknya Desa Peureupok, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.

Alumnus Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara, ikut dalam program Japan Agricultural Excange Counsil (JAEC) Jepang, tahun 2022 lalu.

Di negeri sakura itu, dia belajar banyak teknologi pertanian. Ilmu itu pula dibawanya pulang ke kampung halaman, nun di pelosok Aceh Utara.

Dia membangun screen house (bangunan berbahan plastic atau kaca melindungi tanaman dari hama) untuk budidaya melon premium. Sistem yang digunakan smart farming atau pertanian pintar meniru gaya Jepang. Misalnya, untuk menyiram tanaman cukup dikontrol lewat handphone.

“Saya salah satu dari 59 petani milineal yang dikirim Kementerian Pertanian RI ke Jepang, tiga tahun lalu. Rugi rasanya tak mempraktikan ilmu itu di kampung sendiri,” terangnya, Jumat (15/8/2025).

Dia pun memberi nama Miharu Farm untuk kebunnya. Buah melon ini dijual ke mall di Lhokseumawe. Sebagian besar pengunjung datang untuk menikmati sensasi memetik melon premium. Maka dia menyebut lokasi itu agrowisata.

“Sekaligus ajang edukasi bagi anak murid dan sekolah, biar mereka juga suka bertani ke depan,” terangnya.

Harga melon kini Rp 40.000 per kilogram. Bonus dapat foto dan petik langsung di kebun.

Dia menjadi juru bicara menjelaskan proses tanam, perawatan, panen hingga paska panen. Termasuk penjualan ke pasar ritel.

Guru SD Sukma Bangsa, Cut Fitri Yana, menyebutkan mengajak muridnya ke lokasi itu agar mencintai pertanian. Jarak satu jam perjalanan darat tak membuat murid lelah. Mereka bersemangat ingin melihat proses pertanian modern.

“Alhamdulilah antusias murid sangat tinggi terhadap budidaya melon. Mereka aktif bertanya dan senang bisa memetic langsung,” terangnya.

Kini, lokasi pedalaman itu makin ramai dikunjungi. Hamid menjadi penentunya. Berharap bisa terus berbuat untuk desanya. Memajukan petani dengan teknologi modern.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Dari Makam Sultan Peureulak, Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Islam Pertama Asia Tenggara

Peureulak – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh…

14 hours ago

DLH dan Dinkes Temukan Pengelolaan Limbah SPPG Puenteut Belum Sesuai Regulasi

LHOKSEUMAWE – Pengelolaan limbah di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Masjid Puenteut, Kecamatan Blang Mangat,…

2 days ago

Jaringan Irigasi Rusak Akibat Banjir, Pemkab Aceh Timur Usulkan Normalisasi DI Jambo Aye di Pante Bidari

IDI – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura mengusulkan normalisasi jaringan…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Sambut Tim BPK Pada Entry Meeting Pemeriksaan Terperinci TA 2025

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., sambut dan membuka kegiatan…

3 days ago

Mantap, Rekind Bukukan 380 Juta Lebih Jam Kerja Tanpa Kecelakaan

PT Rekayasa Industri (Rekind) menorehkan catatan penting dalam komitmennya terhadap keselamatan kerja, dengan mencatatkan pencapaian…

3 days ago

Status Dosen PPPK: Momentum Kebijakan Presiden Prabowo untuk Menutup Celah Ketidakadilan Struktural

Oleh: Dr. BukhariPraktisi Hukum di Lhokseumawe, Aceh Keputusan Komisi X DPR RI yang menyatakan persetujuan…

4 days ago

This website uses cookies.