Categories: News

Warga Lhokseumawe Kecewa Setelah Antre 3 Jam tak Kebagian Beras Murah

LHOKSEUMAWE – Puluhan warga Lhokseumawe, Provinsi Aceh, kecewa karena tidak kebagian beras murah dalam operasi pasar komiditi beras premium digelar Dinas Perindustrian Perdagangan Aceh bekerja sama dengan Pemerintah Lhokseumawe.

Ratusan warga rela mengantri dari pagi dan berdesakan untuk mendapat beras premium dengan harga bersubsidi di tengah tingginya harga beras di pasar saat ini. Bahkan kurang dari satu jam beras ludes terjual.

Salah seorang warga Simpang Empat, Kota Lhokseumawe, Juliawati, kepada wartawan dilokasi, Rabu (30/7/2025), sudah tiga jam mengantre tapi tidak kebagian.

“Capek antre tapi tidak kebagian, sudah habis. Baiknya stoknya banyak, biar tidak kecewa rakyat,” kata Juliawati.

Juliawati menyebutkan, berdasarkan informasi dari petugas penyaluran, dan beras yang disediakan juga terbatas.

Saat ini, sambung Juliawati, harga beras di pasar saat mahal. Sehingga berburu pasar murah menjadi solusi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Lhokseumawe, Muhammad Rizal, menyebutkan, Lhokseumawe mendapatkan program operasi pasar beras dari Pemerintah Aceh selama dua hari.

“Kemarin kita laksanakan di Masjid Syura Kandang dan hari ini dilaksanakan di Masjid Islamic Center Lhokseumawe,” kata Rizal.

Rizal menyebutkan, jumlah beras yang disediakan pada operasi pasar per harinya 4,9 ton per hari, sedangkan harga beras ukuran 5 kilogram setelah mendapatkan subsidi berkisar Rp56 ribu, dan beras ukuran 10 kilogram Rp112 ribu. Total selama dua hari, 9,8 ton beras terjual di Lhokseumawe.

“Karena antusias masyarakat cukup tinggi sehingga ada masyarakat tidak. Kita sudah berkoordinasi dengan Bulog untuk mempercepat dan memperbanyak operasi beras SPHP sehingga masyarakat bisa mendapatkan beras berkualitas dengan harga relatif murah,” pungkasnya.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Menjaga Hijau di Balik Energi Bersih: Rekind Ikut Pemulihan Lahan Disposal PLTP Salak 7

SUKABUMI | PT Rekayasa Industri (Rekind) selaku anggota joint operation kontraktor pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga…

6 hours ago

Lewat Garang Kids U-12, Bupati Al- Farlaky Jaring Talenta Muda Atlet Sepak bola

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si membuka secara resmi turnamen…

1 day ago

Soal Jembatan Bolong Viral, Sekda Aceh Utara Perintahkan PU Segera Perbaiki

LHOKSUKON — Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, segera menindaklanjuti kondisi jembatan menuju SD Negeri…

1 day ago

Unimal Perkuat Komunikasi Kader Gampong Paloh Punti untuk Tekan Stunting

LHOKSEUMAWE — Universitas Malikussaleh (Unimal) memperkuat kapasitas komunikasi kader kesehatan Gampong Paloh Punti, Kecamatan Muara…

1 day ago

Viral, Jembatan Bolong Menuju SD Pedalaman Aceh Utara Membahayakan Murid

LHOKSUKON- Sebuah video berisi keluhan guru tentang jembatan sepanjang tujuh meter di Desa Riseh Tunong,…

2 days ago

Puluhan Mahasiswa Demo Walikota Lhokseumawe, Tuntut Jadup hingga Pembayaran Gaji PPPK

LHOKSEUMAWE| Puluhan mahasiswa dari Universitas Malikussaleh (Unimal) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh mendemo Wali Kota…

2 days ago

This website uses cookies.