Categories: Advertorial

DPRK Lhokseumawe Bahas Hasil Seleksi PPPK Tahap II Formasi 2024

Lhokseumawe – Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait hasil seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II Formasi Tahun 2024.

Rapat berlangsung di ruang sidang paripurna DPRK, Senin (28/7/2025), dengan dihadiri pimpinan dan anggota DPRK, Plt Sekda Kota Lhokseumawe, jajaran asisten Setdako, Sekretaris DPRK, Kepala BKPSDM, Plt Kepala Bappeda, serta tenaga ahli DPRK Lhokseumawe.

Ketua DPRK Lhokseumawe, Faisal H. Isa, memimpin jalannya rapat dan memberi kesempatan kepada Plt Sekretaris Daerah, A. Haris, S.Sos., M.Si., untuk menyampaikan pemaparan singkat terkait hasil seleksi PPPK yang telah digelar beberapa waktu lalu.

Dalam laporannya, Plt Sekda menjelaskan bahwa pada seleksi PPPK Tahap I tahun anggaran 2024, Pemko Lhokseumawe membuka formasi 2.667 orang. Dari jumlah tersebut, 1.994 peserta dinyatakan lulus. Sementara itu, peserta dengan status R3 yang tidak lulus akan tetap diakomodir dengan diangkat sebagai PPPK paruh waktu.

Adapun pada seleksi PPPK Tahap II, tercatat 842 peserta mengikuti ujian, namun hanya 214 orang yang berhasil lulus. Kondisi ini memunculkan persoalan baru, khususnya bagi tenaga honorer dengan kode R4 yang belum memiliki kejelasan status.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRK Lhokseumawe menegaskan perlunya solusi konkret. “Untuk peserta tahap I yang tidak lulus sudah ada jalan keluar, yakni mereka diangkat menjadi PPPK paruh waktu dengan gaji minimal setara dengan honor sebelumnya. Namun, persoalan yang mendesak sekarang adalah bagaimana nasib tenaga honorer R4 yang hingga kini belum ada aturan jelas dari pusat,” ujar Faisal.

Faisal meminta BKPSDM dan pihak terkait agar segera merumuskan langkah strategis dalam menangani persoalan ini. “Saya berharap rapat ini bisa menghasilkan formula yang tepat agar masalah kategori R4 tidak menimbulkan gejolak di kemudian hari. BKPSDM juga harus lebih intens berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mencari solusi terbaik,” tambahnya.

 

|ADVERTORIAL

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Lobi Bupati Al- Farlaky, Pembudidaya Tambak Terima Benur Udang Vaname dari KKP

PEUREULAK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur mulai mendorong pemulihan sektor perikanan budidaya yang terdampak banjir…

15 hours ago

Bupati Aceh Timur Tegas: Domino Dilarang, Celana Pendek Pria Tak Boleh Berkeliaran di Tempat Umum

ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, mengeluarkan kebijakan tegas untuk menjaga penerapan…

19 hours ago

Yuk Ngopi Cantik di ACE INN Hotel Banda Aceh

BANDA ACEH — Menikmati kopi dan hidangan sambil bersantai kini menjadi salah satu pilihan masyarakat…

2 days ago

Mengintip Peran Strategis Rekind dalam Pembangunan Pabrik Soda Ash Pertama di Indonesia

Di balik pembangunan Pabrik Soda Ash pertama di Indonesia terselip peran strategis PT Rekayasa Industri…

2 days ago

Berbulan-bulan Bertahan di Tenda, Enam KK Korban Banjir Blang Peuria Menanti Kepastian Hunian

ACEH UTARA — Banjir yang melanda Desa Blang Peuria, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, pada 26…

2 days ago

14 Rumah Penyintas Banjir Aceh Utara Terbelangkalai, BNPB Angkat Bicara

LHOKSUKON- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI berjanji menyelesaikan pembangunan 14 rumah atau hunian tetap…

2 days ago

This website uses cookies.