PolhukamBocah 6 Tahun Tewas Terbakar, DPRD : Copot Kepala BPBD dan Kominfo...

Bocah 6 Tahun Tewas Terbakar, DPRD : Copot Kepala BPBD dan Kominfo Aceh Utara

ACEH UTARA – Paska tewasnya Muhammad Ishak, bocah berusia enam tahun meninggal dunia dalam insiden kebakaran rumah di Desa Alue Bili Rayek, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Kamis (29/5/ 2025) desakan pencopotan jabatan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Kominfosa) Kabupaten Aceh Utara.

Bayi berkebutuhan khusus itu buah hati pasangan Mansur dan Aminan.

Ketua Komisi 1, DPRD Aceh Utara, Tajuddin, Jumat (30/5/2025) mengapresiasi langkah Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil akrab disapa Ayahwa langsung mendatagi lokasi kejadian dan pos pemadam kebakaran. Pos pemadam kebakaran dengan rumah yang terbakar hanya 250 meter, sayangnya hanya dua petugas di pos itu. Sisanya tidak berada di pos saat musibah itu terjadi.

“Kami mendorong agar Bupati Ayahwa mencopot Kepala BPBD Aceh Utara Asnawi. Ini langkah tegas sebagai sanksi, kita pakai manajemen modern, bos harus kena sanksi atas kelalain anak buahnya,” terang politisi Partai Aceh itu.

Hal yang sama harus dilakukan terhadap Kepala Kominfosa Aceh Utara, Halidi. Pasalnya, peristiwa besar dan menimbulkan kesedihan mendalam rakyat Aceh Utara tidak satu pun informasi keluar dari Kominfosa.

“Sehingga Bupati Ayahwa yang harus turun tangan menjelaskan ke publik. Kalau begitu ceritanya, buat apa pejabat itu, rakyat butuh penjelasan cepat apa langkah pemerintah,” terang Tajuddin.

Dia menyesalkan tewasnya anak berkebutuhan khusus atas kelalaian petugas. Namun, baginya, kepala dinaslah yang bertanggunggjawab.

“Bupati Ayahwa gerak cepat dengan tagar Aceh Utara Bangkit, ternyata dinasnya tak bisa bangkit. Untuk itu, kita minta bupati mencopotnya,” terangnya.

Respon Bupati
Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil akrab disapa Ayahwa sebelumnya telah meluapkan kemarahannya. Dia menyesalkan tindakan lalai BPBD dalam menangani kebakaran.

“Saya pastikan semua akan saya evaluasi secepatnya. Jangan main-main, kerja harus disiplin. Rakyat menunggu kita, jangan sampai rakyat tewas atas kelalaian kita, umur memang ditangan Tuhan, namun upaya ditangan manusia,” tegasnya.

|KOMPAS

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Orasi ilmiah di Unsam, Bupati Al- Farlaky Bicara Soal Karakter dan Mental Tangguh

Langsa -- Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I.,...

Pembersihan Lumpur Sisa Banjir Diberi Honor Rp 10.000 Per Meter di Aceh Utara

LHOKSUKON – Satu excavator bekerja di Desa Kuala Dua,...

APSIFOR PW Aceh Gelar Sharing Knowledge Bahas Rekomendasi Psikolog dalam Perkara Perwalian

Asosiasi Psikologi Forensik (APSIFOR) Perwakilan Aceh menggelar kegiatan Sharing...

Razma, Kisah Pilu dan Perjuangan Ibu Tunggal di Aceh Utara

LHOKSUKON- Rumah itu berkontruksi kayu dipadu dengan dinding dari...

Alamak, Banjir Rendam 4 Desa di Aceh Utara, Tanggul Jebol Belum Diperbaiki

LHOKSUKON Banjir merendam empat desa di Kecamaan Lhoksukon, Kabupaten...