Categories: News

Kapan Rekontruksi Pembunuhan Sales Mobil di Aceh Utara?

LHOKSEUMAWE – Penyidik Polisi Militer TNI AL (Pomal) Lhokseumawe, Provinsi Aceh masih menyidik kasus tindak pidana pembunuhan yang dilakukan oknum TNI AL berpangkat kelasi dua berinisial DI terhadap warga Kabupaten Aceh Utara.

Komandan Pomal Lhokseumawe, Mayor Laut (PM) A Napitupulu dihubungi per telepon, Sabtu (22/3/2025) menyebutkan hingga saat ini pelaku pembunuhan terhadap Hasfiani (37) akrab disapa Imam sales mobil warga Desa Uteun Geulinggang, Kabupaten Aceh Utara itu baru satu orang. Penyidik masih mendalami keterangan tersangka.

“Sampai sekarang pelakunya satu orang. Untuk rekontruksi masih lama, melihat perkembangan penyidikan,” kata A Napitupulu. Dia juga tidak menjawab berapa saksi yang telah diperiksa dalam kasus itu. A Napitupulu pun mengakhiri perbincangan per telepon.

Sementara itu, Yeni Mulyani (35), warga Gampong Uteun Geulinggang, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara istri dari Hasfiani (37) akrab disapa Imam yang dibunuh oknum TNI AL di Aceh Utara menuntut keadilan pada negara. Ibu tiga anak ini meminta pelaku dihukum setimpal, hukuman mati.

“Saya tidak bisa terima atas kematian suami saya. Saya minta pelaku dihukum setimpal, dihukum sama, hukuman mati,” terang Yeni, dirumahnya di Desa Uteun Geulinggang, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (20/3/2025).

Dia mendesak TNI AL mempublikasikan seluruh perkembangan penyidikan. Sehingga keluarga dan rakyat Aceh bisa mengetahui dari waktu ke waktu perkembangan penyidikan kasus pembunuhan sadis itu.

“Kami minta masyarakat mengawal kasus ini. Panglima TNI memberikan keterbukaan pada rakyat,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan oknum TNI AL berpangkat kelas dua berinisial DI membunuh Imam sales mobil di Kabupaten Aceh Utara, pada 14 Maret 2025. Jasadnya dimasukan dalam karung dan dibuang ke Gunung Sala, Kabupaten Aceh Utara.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Perkuat Peran EPC Nasional, Rekind Bangun Pabrik Soda Ash dan Amonium Klorida Petrokimia Gresik

JAKARTA -PT Rekayasa Industri (Rekind) kembali memperkuat kiprahnya dalam pembangunan industri kimia nasional melalui kepercayaan…

15 hours ago

Pertamina Patra Niaga “Cadiak Pandai Goes to School” Kukuhkan Satuan Tugas Lingkungan Sekolah, Semarakkan Hari Inovasi Indonesia di Ulakan Tapakis

Padang Pariaman– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Aviation Fuel Terminal Minangkabau…

1 day ago

Tak Berhenti, Bupati Al-Farlaky Kembali Lobi Wamensos RI Perjuangkan Pencairan Jadup

Jakarta-- Upaya mempercepat pencairan bantuan Jatah Hidup (Jadup) bagi korban banjir di Aceh Timur terus…

2 days ago

Ketua PCNU Lhokseumawe Bekali Santri Pemahaman Turats, Tegaskan Pentingnya Penguasaan Kitab Kuning

LHOKSEUMAWE – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Lhokseumawe, Dr. Tgk. M. Rizwan Haji…

2 days ago

Forbes DPR RI Asal Aceh Kecam Penembakan Warga Saat Pengibaran Bendera Bintang Bulan

BANDA ACEH | Ketua Forum Bersama (Forbes) DPR RI - DPD RI Asal Aceh, TA…

2 days ago

Mantan Kapolri Diduga Sadap Presiden Prabowo, Kini Dipenjara

JAKARTA – Institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) diguncang kasus serius. Mantan Kapolri yang kini…

4 days ago

This website uses cookies.