LHOKSEUMAWE – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Lhokseumawe, Povinsi Aceh mengalami krisis stok darah sepekan terakhir. Saat ini, stok darah hanya tersisa 23 kantong. Sedangkan kebutuhan darah di kota itu sebanyak 500 hingga 600 kantong per bulan.
“Kami sedang berupaya memperbanyak kegiatan donor darah. Stok kita hanya cukup untuk hari ini,” kata Ketua PMI Lhokseumawe, M Agam Khalilullah, kepada Kompas.com, Selasa (18/2/2025) di Lhokseumawe.
Apalagi, sambung Agam, bulan depan memasuki Ramadhan. Sehingga dipastikan stok darah harus diperbanyak sejak saat ini.
“Kami sekarang memperbanyak kegiatan donor darah, mulai dari kafe ke kafe hingga berbagai komunitas. Kami imbau pegawai di Lhokseumawe juga rutin menggelar donor darah tiap bulan, sehingga stok darah kita aman,” terangnya.
Jika terjadi kekosongan darah, sambung Agam, tim PMI akan meminta donor pengganti dari masyarakat yang membutuhkan darah.
“Misalnya kita minta dari keluarganya untuk donor. Kita proses segera untuk bisa digunakan segera,” terangnya.
|KOMPAS
IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…
KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…
Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…
Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…
LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…
IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH)…
This website uses cookies.