ACEH UTARA – Puluhan dosen Aparatur Sipil Negara (ASN) tergabung dalam Forum Dosen Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara, Provinsi Aceh menggelar doa bersama dan demonstrasi di Gedung
Fakultas Pertanian, Kampus Utama Reuluet, Kabupaten Aceh Utara, Senin (3/1/2025).
Aksi itu mendukung aksi nasional yang digelar di halaman Istana Negara di Jakarta. Sebelumnya, dosen kampus negeri ini juga sudah menggelar aksi serupa di kampus Bukit Indah, Lhokseumawe bulan lalu. Mereka menegaskan, jika tidak dibayarkan Tukin, dipastikan seluruh dosen mogok mengajar.
“Kami tuntut pembayaran tunjangan kinerja (Tukin) tanpa melihat klasterirasi perguruan tinggi negeri. Dalam undang-undang dan peraturan menteri, semua dosen ASN menerima Tukin sejak 2020 lalu. Kenapa masih dilanggar?” tegas Koordinator aksi, Saiful Adhar Alsa.
Dia menyebutkan, dosen ASN di Kemendiktisaintek tidak pernah mendapatkan tunjangan kinerja sejak diberlakukannya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 49 Tahun 2020 mengenai Pedoman Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Kinerja untuk Pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
“Artinya lima tahun kami bersabar. Sampai sekarang pun harus bersabar lagi. Ini lucu sekali,” katanya.
Sisi lain, sambungnya, negara menargetkan generasi emas pada 2045.
“Mustahil itu bisa tercapai, karena pengajar saja dianaktirikan. Dosen di kementerian lain sudah menerima Tukin sejak 12 tahun lalu,” terangnya.
Regulasi tunjangan kinerja merincikan pangkat fungsional asisten ahli dengan kelas jabatan 9, tunjangan kinerja yang diberikan adalah Rp 5.079.200,00. Sedangkan untuk jabatan lektor dengan kelas jabatan 11, besaran tunjangan kinerjanya adalah Rp 8.757.600,00. Untuk lektor kepala yang memiliki kelas jabatan 13, jumlah tunjangan kinerjanya adalah Rp 10.936.000,00. Akhirnya, Pangkat Fungsional Guru Besar (professor) di kelas jabatan 15, tunjangan kinerjanya ditetapkan sebesar Rp 19.280.000,00.
“Kami harap, Presiden Prabowo Subianto segera merespon keluhan dosen seluruh Indonesia sebelum mulai perkuliahan semester baru pada pertengahan Februari 2025,” pungkasnya.
|KOMPAS
IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…
KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…
Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…
Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…
LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…
IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH)…
This website uses cookies.