ACEH UTARA – Usia produktif 18-35 tahun mendominasi penderita penyakit HIV/AIDS di Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Dari sisi jenis kelamin, didominasi oleh kaum pria.
Saat ini, tercatat 49 pasien dari Kota Lhokseumawe, Kabupaten Bireuen dan Kabupaten Aceh Utara yang menjalani pengobatan rutin di rumah sakit plat merah itu. Satu diantaranya bocah berusia 4 tahun.
“November kita ada lima pasien baru. Angkanya memang meningkat dari tahun ke tahun,” terang Kepala Hubungan Masyarakat RSUCM Aceh Utara, Harry Laksmana, per telepon, Minggu (1/12/2024).
Dia menyebutkan tahun lalu, penderita HIV hanya 30 pasien yang menjalani pengobatan di rumah sakit itu.
Dia menyebutkan, penyerta penyakin HIV diantaranya anemia, sariawan hingga tuberkolosis. Selain itu, tim rumah sakit mendeteksi dari kegiatan donor darah.
Untuk itu, dia mengajak masyarakat gaya hidup sehat dengan menghindari penularan penyakit ini seperti penggunaan jarum suntik secara bergantian dan perilaku seks bebas. Penyakit ini menular lewat cairan tubuh seperti sperma, vagina, air susu ibu dan darah.
Untuk pengobatan sambung Harry dilakukan secara gratis di rumah sakit. “Kami ajak masyarakat bergaya hidup sehat, untuk menghentikan penambahan jumlah pasien,” katanya.
Sekadar diketahui, peringatan hari HIV/AIDS dunia jatuh pada 1 Desember setiap tahunnya.
|RIL|MUMU

Subscribe to my channel

