Tajuddin
ACEH UTARA | Ketua Komisi A DPRD Aceh Utara, Tajuddin meminta elit politik di Aceh harus menenangkan warga dan tidak provokatif melihat hasil pemilihan gubernur dan wakil gubernur di Aceh.
Dalam hitung cepat pasangan Muzakir Manaf dan Fadhulullah dinyatakan sebagai pemenang. Belakangan muncul tudingan dari kubu Bustami Hamzah dan Fadhil Rahmi bahwa di Aceh Utara terjadi begal demokrasi dan aksi premanisme.
“Pernyataan elit harus dewasa, ada regulasi hukumnya. Silakan tempuh jalur itu. jangan provokatif dengan istilah begal atau preman. Tidak ada premanisme di sini, akuilah kekalahan,” kata Tajuddin yang juga juru bicara pemenangan Mualem di Aceh Utara.
Jika pun tidak mau mengakui kekalahan, dan menggunakan hak demokrasi lewat jalur hukum, Tajuddin mempersilahkan.
“Namun tentramkan lah rakyat dan pemilih. Rakyat butuh elit yang menyejukan dan menjadi contoh teladan,” pungkasnya.
|DIMAS
Bupati Al- Farlaky Tegaskan Tak Anti Kritik, Asalkan Konstruktif Ruang Dialog Bersama Insan Pers Terbuka…
ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., memimpin rapat bersama warga…
LHOKSUKON – Sebanyak 50 tim Rapai Pase menabuh rapai (alat musik tradisional) di Desa Dayah…
Semarang – PT Pupuk Indonesia (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional. Komitmen…
LHOKSUKON – Sebanyak 16 pemimpin rapaiyang terdiri syekh dan ketua grup menerima piagam penghargaan atas dedikasi danpengabdian…
LHOKSUKON – Rumoh Rapai Pase dideklarasikan dalam Pertunjukan Budaya Duel Akbar 50 Rapai Pase yang mempertemukan Blah Nou Krueng…
This website uses cookies.