Tajuddin
ACEH UTARA | Ketua Komisi A DPRD Aceh Utara, Tajuddin meminta elit politik di Aceh harus menenangkan warga dan tidak provokatif melihat hasil pemilihan gubernur dan wakil gubernur di Aceh.
Dalam hitung cepat pasangan Muzakir Manaf dan Fadhulullah dinyatakan sebagai pemenang. Belakangan muncul tudingan dari kubu Bustami Hamzah dan Fadhil Rahmi bahwa di Aceh Utara terjadi begal demokrasi dan aksi premanisme.
“Pernyataan elit harus dewasa, ada regulasi hukumnya. Silakan tempuh jalur itu. jangan provokatif dengan istilah begal atau preman. Tidak ada premanisme di sini, akuilah kekalahan,” kata Tajuddin yang juga juru bicara pemenangan Mualem di Aceh Utara.
Jika pun tidak mau mengakui kekalahan, dan menggunakan hak demokrasi lewat jalur hukum, Tajuddin mempersilahkan.
“Namun tentramkan lah rakyat dan pemilih. Rakyat butuh elit yang menyejukan dan menjadi contoh teladan,” pungkasnya.
|DIMAS
JAKARTA -PT Rekayasa Industri (Rekind) kembali memperkuat kiprahnya dalam pembangunan industri kimia nasional melalui kepercayaan…
Padang Pariaman– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Aviation Fuel Terminal Minangkabau…
Jakarta-- Upaya mempercepat pencairan bantuan Jatah Hidup (Jadup) bagi korban banjir di Aceh Timur terus…
LHOKSEUMAWE – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Lhokseumawe, Dr. Tgk. M. Rizwan Haji…
BANDA ACEH | Ketua Forum Bersama (Forbes) DPR RI - DPD RI Asal Aceh, TA…
JAKARTA – Institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) diguncang kasus serius. Mantan Kapolri yang kini…
This website uses cookies.