Tajuddin
ACEH UTARA | Ketua Komisi A DPRD Aceh Utara, Tajuddin meminta elit politik di Aceh harus menenangkan warga dan tidak provokatif melihat hasil pemilihan gubernur dan wakil gubernur di Aceh.
Dalam hitung cepat pasangan Muzakir Manaf dan Fadhulullah dinyatakan sebagai pemenang. Belakangan muncul tudingan dari kubu Bustami Hamzah dan Fadhil Rahmi bahwa di Aceh Utara terjadi begal demokrasi dan aksi premanisme.
“Pernyataan elit harus dewasa, ada regulasi hukumnya. Silakan tempuh jalur itu. jangan provokatif dengan istilah begal atau preman. Tidak ada premanisme di sini, akuilah kekalahan,” kata Tajuddin yang juga juru bicara pemenangan Mualem di Aceh Utara.
Jika pun tidak mau mengakui kekalahan, dan menggunakan hak demokrasi lewat jalur hukum, Tajuddin mempersilahkan.
“Namun tentramkan lah rakyat dan pemilih. Rakyat butuh elit yang menyejukan dan menjadi contoh teladan,” pungkasnya.
|DIMAS
Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang dipimpin oleh Executive General…
IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…
KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…
Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…
Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…
LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…
This website uses cookies.