LHOKSEUMAWE– Salah seorang warga Z (40) warga Desa Blang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Rabu (27/11/2024) merusak kotak suara. Puluhan surat suara berhamburan di luar kota. Informasi yang diperoleh, pria ini menduga ada warga lain yang mencoblos dua kali. Sehingga dia marah dan merusak kotak suara.
Komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP) Lhokseumawe, Armiadi, dihubungi per telepon membenarkan insiden itu. namun, menurutnya, pelaku sudah ditangkap polisi dan kini dimintai keterangan di Polsek Muara Dua, Kota Lhokseumawe.
“Setelah kejadian itu, surat suara dimasukan lagi ke dalam kotak. Kotaknya kita lem, disetujui oleh empat saksi pasangan calon walikota, maka pemilihan kita lanjutkan,” katanya.
Dia belum menegathui motif pelaku merusak kotak suara.
“Kalau motif, kami belum tahu persis,” terangnya.
Dia menyebutkan, saksi dan pengawas pemilihan juga hadir di lokasi. Sehingga tidak ada proses pungut dan hitung suara yang dihentikan.
“Kondisi sudah aman terkendali lagi dan proses pemilihan tetap kita lanjutkan,” pungkasnya.
Sedangkan Ketua Panwaslih Lhokseumawe, Abdul Gani Haitamy belum merespon hingga berita ini diturunkan.
Tim Teknis Tidak Tau
Sementara itu, Ketua Divisi Teknis KIP Lhokseumawe, Marbawi dihubungi terpisah menyebutkan seluruh proses pemilihan berlangsung aman. “Saya tidak tahu insiden TPS O3 di Desa Blang, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe,” pungkasnya.
Sedangkan Ketua KIP Lhokseumawe, Abdul Hakim, dihubungi mengaku tidak sehat. “Silakan hubungi tim teknis, saya sedang tidak sehat,” pungkasnya.
|KOMPAS

Subscribe to my channel

